HI Hehehe

13 1 2
                                        

Hai semua, sorry ngilangnya hampir 5 tahun hahaha:). Aku mau ngasi info aja, kalo untuk cerita ini akan aku rombak ulang dengan penyesuaian alur yang lebih jelas, dan pastinya tata bahasa dan gaya penulisan yang lebih baik dan sesuai.

Makasih untuk yang selalu nunggu, support dan masih ngirim pesan. Jujur aku sempet kaget sebelum fitur dm udah gaada,dari awal hiatus bahkan sampe tahun 2024 kemarin masi ada yang ngirim pesan ke aku, itu jadi salah satu pemantik juga, ketika aku udah mulai lupa dan jauh dari dunia kepenulisan dan sibuk dengan rl apalagi hectic kuliah. Kebetulan bidang kuliahku jauuuuuh banget dari nulis nulis gini dan lingkungannya juga kurang mendukung jadi aku semakin lupa dan gaada waktu buat nulis.

Jadi aku mulai prepare buat nulis lagi, kebetulan udah gaada mk, tapi cerita sebelah ya gais bukan ini. Untuk cerita sebelah aku udah upload 3 bab. Kenapa aku bikin cerita baru dan malah ga lanjutin cerita ini dulu? Sebenernya itu bukan cerita baru, udah ada didraft sejak 2020 juga dengan plot yang lebih teratur dan aku punya outline sampe ending. Jadi aku mutusin untuk up cerita itu terlebih dahulu.

Sekarang aku mulai nulis outline Vector sampai ending dulu biar arahnya lebih jelas, abis itu aku bakal mulai perbaiki dari awal, tanpa ngilangin feelnya. Biar beneran jadi tulisan, jujur pas baca ulang nih kok aku dulu nulisanya kayanya lagi nyimeng kali ya, yapping doang isinya:).

Jadi, sambil nungguin aku rombak VECTOR, kalian bisa mampir dulu ke cerita ku yang lain.
Judulnya : Goodbye Trash! Buat yang suka Vector ku yakin juga suka ini, karena ini juga cerita misteri yang dark gitu, yang menurutku lebih brutal daripada kesengsaraan yang kalian liat di Vector, dan tentunya dengan tata bahasa dan gaya penulisan yang better than vector yang jujur malu kalo baca ulang buset. Banyak teka teki, kutipan sinting yang berbalut puitis. Jadi boleh yuk ramein.

Ini desc nya :

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ini desc nya :

Sebuah insiden berulang menggemparkan menjadi pusat perhatian. Peristiwa terus terjadi, sementara pelaku tak diketahui. Kondisi yang buntu akhirnya memunculkan berbagai spekulasi. Hingga seorang Gistara Avarsha menjadi objek tuduhan.

Kebenciannya terhadap para "sampah" selalu menyulut hasrat melenyapkan. Tapi baru dia ketahui, jika hal tersebut direalisasikan ternyata cukup merepotkan. Ketenangan yang dia inginkan nyatanya tak pernah datang.

"Bukannya sampah memang sudah sepantasnya dibuang dan dimusnahkan? Mereka begitu memuakkan."

Dan ini beberapa cuplikan partnya :

"Manusia itu memang benar-benar sampah," gumamnya pelan sembari berlalu.

Sampah. Bagi Avra, manusia itu adalah sampah. Memiliki sejuta muka dan tipu daya yang mengerikan. Logikanya tak terkendali, ditambah nafsu yang membumbung tinggi membuat para manusia itu menggila.

___

"

Maksud gue, mau mati karena sakit, bunuh diri, atau dibunuh sekalipun bukankah itu sama?" Avra menghentikan ucapannya. Menyeringai sebentar sebelum melanjutkan ucapannya, "sama-sama mati. Kenapa harus diributkan penyebabnya?"

___

Avra memutar bola matanya, sudah cukup jengkel. Dia menganggukan kepalanya agar sampah di hadapannya segera enyah. Terlalu lama melihatnya membuat Avra muak. Dia mendengus saat Ulfa berteriak girang.

Avra tertawa sinis memerhatikan Ulfa yang keluar dari ruang osis. "Bumi setiap hari makin kotor," gumamnya pelan.

Cek ya di lapak aku. Maaciw yaw, yuvyu🥰

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Sep 06, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

VECTOR {HIATUS}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang