⚛SEPULUH⚛

577 85 100
                                    

Happy Reading!!!

Happy Reading!!!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jika engkau tau,

Kamu adalah satu dari banyak hal yang ku pinta

Kamu yang selalu ku cerita kala bersujud pada sang pencipta

Salah satu alasan aku tengadah asta

Namun

Kini aku menunduk

Tampak wajahku menyimpan sendu

Tak bisa kupungkiri

Aku terlampau kecewa

Menyimpan kata kehilangan

Saat fakta menunjukkan

Kamu tertawa tanpa aku sebagai alasan

Kamu menikam rasa dengan kejam

Meninggalkan luka tanpa penawar

Anganku Yang Terlalu Tinggi-VECTOR

:(


"Jadi...kenapa lo bisa di sana dengan keadaan seperti ini?" Vesta kembali mendongak mendengar pertanyaan itu. Bibirnya terkatup rapat tak bergeming

Melihat itu River cukup sadar diri bahwa dia tak ada hak untuk memaksa gadis ini bercerita.

"No problem kalo lo gak mau cerita. Gue gak akan maksa. Setiap orang pasti butuh privasi dan gak semua masalah yang kita punya bisa di bagi." Vesta mengangguk. Untuk saat ini ah atau bahkan untuk selamanya ia tak siap untuk membagi segala masalahnya yang bertumpuk setinggi menara eifel itu. Seolah Kaerus tak memberinya kesempatan hidup tenang.

Gadis bersurai panjang itu mengalihkan pandangannya ke arah Gamma yang berdiri bersandar di batang pohon. Mata sendunya menatap lekat laki-laki berwajah blasteran itu.

VECTOR {HIATUS}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang