Nalea menekan tombol power pada hpnya dan terpampang nama pertama yg tertulis di situ "mas dewa" nalea membuka kolom chatnya lalu mendapati kiriman beberapa buble dari sang suami
Namun saat akan mengetik jarinya berhenti, kala mendengar salam dari arah ruang tamu
Suara amat sangat familiar yg dapat ia tebak adalah suaminya dan Kaka nya, mengingat suaminya bersama kakanya nalea kembali bt
Ia tak tertarik untuk menyambut suaminya, karima juga telah berjalan mendekati mereka
Ia mengalihkan perhatian nya pada sekitarnya dan memutuskan untuk menyibukan diri dengan mengscrol aplikasi yg bergambar di genggam nya
Namun ia dapat merasakan seseorang berjalan mendekat dan..
Srekk
Dewa memeluknya dari belakang, posisinya ia yg duduk di bangku meja pantri yg cukup tinggi kini menyamai tingginya saat berdiri dan itu setinggi dada bidang dewa
Nalea tak bergeming ia akan melihat tindakan dewa selanjutnya
"Kamu ga baca chat mas?"tanya dewa dengan dagunya yg di tumpu di pucuk kepala nalea, dengan tanggan yg memeluk pinggang ramping nalea
Diam..
Nalea hanya diam tanpa berniat menjawab pertanyaan dewa
Dewa yg tak mendapatkan respon sang istri pun menyerit kebingungan, kenapa nalea, pikir dewa dalam hati
Nalea terus menyibukan dirinya dengan benda pipih itu
"Kamu kenapa sayang?,hm?" Tanya dewa kembali dan tetap tak mendapatkan respon dari sang lawan bicara
"Kamu marah sama mas?" Tanya nya kembali
Iya lah pake nanya lagi,ucap nalea dalam hati
"Mas minta maaf ya,tadi mas udah cari kamu, mas keliling rumah ini tapi kamu ga ada, kata bunda kamu keluar dan bunda ga tau kamu kemana" jelas dewa dengan tangan kanan mengusap pucuk kepala nalea sedangkan tangan kiri mengusap pundak kiri nalea
"Awas ah"ucap nalea dengan menggoyangkan pundaknya agar tangan dewa luruh dari bahunya
Dewa menatap punggung istrinya, apa dia cemburu,ujarnya dalam hati
________
Dubrakk
"Kenapa sihh, gua sebel banget sumpah, kenapa dia ga ngerti, masa kaya gitu aja dia ga tau ihh, huaaaa" oceh nalea dengan tubuh yg di hentak2 di atas kasurnya, kedua tangannya memukul sisi secara abstrak, di akhiri dengan air mata yg menetes tanpa di minta
Setelah kurang lebih sudah 10 menit nalea menangis tanpa henti kini harus terjeda
Tok tok tok
Suara ketukan pintu membuat nalea mendesah kesal, ia menghapus sisa air matanya walau masih banyak tersisa di dalamnnya yg mendesak untuk terus keluar, namun ia berusaha se maksimal mungkin untuk mmenahannya
"Iya sebentar!!" Teriak nalea dari dalam kamar
Ceklek
Sang bunda yg datang dengan secangkir teh hangat di atas nampan, ia tersenyum manis menatap anak nya yg paling kecil ini
Nalea mempersilahkan karima untuk masuk lalu ia menutupnya kembali
"Bunda ngapain bawain nalea teh"
Tanya nalea yg kembali naik ke kasur merebahkan dirinya di sana
KAMU SEDANG MEMBACA
Suamiku Dosenku!!
Novela Juvenil。Di jodohkan dengan Dosen。 CERITA INI MURNI ATAS PEMIKIRAN SAYA *Nalea aqela karima* Seorang gadis cantik yg di jodohkan oleh bunda nya atas wasiat sang nenek meminta salah satu anak dari *Karima* sang bunda, untuk menjodohkan satu cucu nya, yaitu *...
