aku menyimpan diam
di antara kata yang tak jadi diucap;
pernah percaya, lalu runtuh,
kini kupeluk ragu tanpa suara.
pikiran berisik seperti hujan di atap malam,
ku biarkan ia jatuh satu-satu;
tak dilawan, tak dipeluk,
hanya didengar hingga reda.
perlahan aku belajar pulih,
namun sakit masih tahu jalan pulang;
pikiran kembali berisik,
dan aku tetap memilih diam
KAMU SEDANG MEMBACA
Aku Masih Sama
PoésieAku buruk dalam menulis. Aku buruk dalam bercerita. Aku buruk dalam berekspresi. Aku buruk, setidaknya dalam merindu. Sekedar coretan tak penting. Semestaku semestamu, kusemogai kau bahagia selalu.
