HESPEROS EPS : 30

17 3 0
                                        


***

Di kemudian hari, saat Denial sedang ngedate dengan Indah dirinya menemukan kerusuhan di dekat tempat dirinya makan dengan Indah, Denial yang sedang bersama dengan Indah, dirinya sangat ingin mengetahui sedang terjadi keributan apa di sana, namun karena takut si doi ngambek, jadi Denial hanya diam saja, tanpa ada niat untuk meminta izin kepada sang pacar.

Namun Indah yang peka langsung paham dengan kegelisahan yang Denial rasakan, "udah sana kalau mau cek, ngecek aja loh jangan berantem, kalau di depan temenmu, mau kamu berantem silahkan aku gak ngelarang, selagi kamu bener!," ucap Indah dengan tegas.

Jelas mendengar ucapan Indah yang tegas, membuat sang jagoan agak ciut, karena kerusuhan yang terjadi, tidak mengusik dirinya dan sang kekasih, Daniel pun tidak memperdulikan kerusuhan yang ada di dekat tempatnya, " selagi gak ganggu kita, aku mau ikut-ikut juga buat apa Ndah?, mending disini bareng kamu," jawab Daniel menuruti kemauan Indah.

Namun tidak sampai 1 menit dari waktu Daniel menjawab, ada batu yang berukuran sedang terlempar ke arah mereka berdua, akibat dari batu yang terlempar itu membuat gelas minuman milik Indah pecah dan isinya meluber di atas meja.
Jelas hal itu membuat Daniel tersulut emosi, dirinya pun langsung berdiri dari tempat duduknya, Daniel berjalan santai menuju rombongan yang membuat rusuh di dekat tempat yang dijadikan oleh kedua sejoli itu berkencan, saat sudah dekat, tanpa basa-basi Daniel pun langsung menghajar salah satu orang dari gerombolan geng motor itu, "asal lo tuh darimana, lu gak tau ini wilayah Hesperos, jadi sekali rusuh di sini, jangan harap lu pada pulang dengan nyaman," ucap Daniel yang terus menyerang, tanpa dia sadari, dirinya sudah menumbangkan setengah dari rombongan geng motor dari luar daerah Jakarta.

Karena sisa dari rombongan itu hanya diam saja, Daniel pun pergi tanpa merasa bersalah sedikitpun, dirinya pun menghampiri Indah yang masih duduk di tempatnya, " kamu gapapa kan Ndah?," tanya Daniel yang khawatir.

Indah hanya menjawab dengan gelengan kepala, karena baru kali ini dirinya melihat kekasihnya sebrutal itu jika bertarung, karena Daniel saat bersamanya sifatnya bak anak kecil yang selalu ingin di manja, karena kejadian tadi, otak Indah sedikit lama untuk mencerna kejadian barusan.

Daniel pun menggenggam tangan Indah dan menariknya untuk menjauh dari cafe tersebut, "yuk, pulang aja, kamu keliatan cape gitu soalnya," ajak Daniel.

Indah hanya menjawab dengan anggukan tanpa ada suara yang keluar dari mulutnya, karena Indah masih mencerna kejadian barusan.

-0-

Setelah Daniel mengantarkan Indah pulang, dirinya langsung pergi menuju kemarkas Hesperos karena dirinya sudah ada janji dengan para petinggi yang lain untuk melaksanakan rapat, sesampainya Daniel di markas Hesperos, dirinya melihat para petinggi dan anggotanya sudah berkumpul, "tumben telat Niel?," tanya Gito.

"Biasa bang, habis keluar sama Indah tadi, dia ngajak, jad gua turutin dulu," jawab Daniel yang membuat Gito langsung mengangguk paham.

"yuk, mulai rapatnya," ajak Cristian kepada yang lain.

Di markas Hesperos juga ada petinggi dan beberapa anggota Shadow Reign di sana, karena Shadow Reign diperintah Gito untuk membantu Hesperos untuk berperang dengan geng Wolf Scream.

Cristian pun mengumumkan kepada seisi markas, "besok kita nyerang Wolf Scream," ucap Cristian tanpa basa-basi, jelas seisi markas merasa bingung dengan ucapan Cristian.

Zean pun menjelaskan kepada yang lain maksud Cristian, "maksud Tian itu, gara-gara beberapa hari belakangan ini banyak penyerangan yang berdatangan, jadi kita bakal selesain satu persatu geng yang udah nyerang kita, dimulai dari Wolf Scream karena udah lama kita persiapan buat perang sama mereka, jadi besok waktu yang pas buat nunjukin seberapa kuat Hesperos, besok kita juga di bantu sama gengnya bang Gito buat penyerangan, kita bakal tunjukin siapa yang pantas menjadi yang teratas di Jakarta," ucap Zean dengan nada yang sangat berwibawa dan ucapannya mendapatkan jawaban dari anggota Hesperos, "yaa!!!...."

Seluruh geng Hesperos sangat bersemangat untuk hari esok, mereka sudah tidak sabar dengan peperangan melawan geng Wolf Scream, entah itu karena tidak sabar untuk menjual belikan pukulan atau bersemangat untuk mempertahankan posisi geng terkuat di Jakarta.

Keesokan harinya, Cristian sudah menunggu seluruh petinggi dan anggota geng Hesperos, dirinya di temani oleh Gito dan beberapa anggota Shadow Reign yang masih ada di bawah kepemimpinan Gito, namun tak lama setelah itu, banyak suara knalpot motor bergemuruh, suara itu semakin mendekat ke arah markas Hesperos, raut wajah Cristian hanya menunjukkan senyum yang sangat mengerikan, sampai suara knalpot motor yang sangat bising itu mulai menghilang, seluruh anggota dan petinggi Hesperos pun mulai masuk satu persatu bersamaan dengan gemuruh suara knalpot yang mulai menghilang, "lama banget, ditungguin sama geng motor senior nih, masa geng senior di suruh nunggu, hadeh...." ucap Cristian yang langsung mendapatkan pukulan tak bertenaga dari Gito.

Melihat semua sudah berkumpul, Cristian pun langsung melangkahkan kakinya mendahului yang lain, di susul oleh Gito berjalan di samping kirinya dan Zean berjalan di samping kanannya, di susul oleh anggota Hesperos dan Shadow Reign yang bersatu menjadi aliansi, entah bakal semeriah apa peperangan kali ini, Hesperos yang bersatu dengan Shadow Reign melawan Wolf Scream geng motor yang hampir bisa mengalahkan Shadow Reign di masa primanya.

Tidak bisa di pungkiri lagi, orang yang ada di dalam Wolf Scream seperti semua orang tau, pemimpinnya saja dapat dikalahkan dengan bersatunya para petinggi Shadow Reign di era jaya-jayanya Shadow Reign sebagai geng terkuat di Jakarta.

namun, bisa jadi Enal sebagai pemimpin Wolf Scream tidak sekuat seperti dulu, mungkin karena faktor umur atau mungkin dirinya terlalu lama menghilang yang membuat separuh kekuatannya menghilang karena tidak pernah dikeluarkan, namun, meskipun begitu, pemimpin Wolf Scream masih saja kuat dan susah untuk dikalahkan.

-0-

Tak butuh waktu lama, rombongan Hesperos dan Shadow Reign pun sanpai di markas Wolf Scream, mereka semua pun masuk kedalam markas itu, sambutan hangat dari Enal si pemimpin juga tak lupa dirinya sampaikan, "hahaha, kalian lagi, sekarang udah mulai bermunculan ya, bocah-bocah ingusan, atau sering disebut, para petinggi Shadow Reign?, mau berapa orang yang bakal ngadepin gua?," salam hangat dari Enal dengan senyum yang memperlihatkan giginya, senyum yang terpampang di wajah Enal memang menyeramnkan.

"Woy tua, lu udah kalah ya dulu!!1," ucap Sagara.

"Hah? kalah?," Enal pun melepaskan jaketnya memperlihatkan bekas sabetan katana di bagian dadanya, "andai lu tau, jika kalian tidak main kroyok dan saudara lu gak melancarkan sayatan katana, mungkin lu semua bakal tau siapa sosok raja sebenarnya," lanjut Enal dengan menunjukkan sayatan luka di dadanya.

Bersambung

.
.
.
.

Oiya gua bikin Ch dan Discord nih kalo yang mau join boleh

Link Ch Wa :

https://whatsapp.com/channel/0029Vb5x9Sq11ulUEIN0fG20

Link Discord:
https://discord.gg/r3Wx7FRt

HESPEROS S2Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang