HESPEROS: 29

58 7 0
                                        


***

Bel pulang sekolah sudah berbunyi, satu persatu murid pun meninggalkan kelas mereka masing-masing, Tian dan seluruh temannya sedang berada di area parkir sekolah, "kalian kalau mau ke markas, duluan aja, gua sama Zean ada perlu sebentar," ucap Tian kepada teman-temannya.

"Jangan ngelakuin hal tolol lagi Tian," jawab Daniel yang khawatir pada temannya.

"Aman aja Niel, gua cuma mau beli sesuatu sama Zean," ucapnya yang langsung menancap gas motornya pergi meninggalkan area parkir, diikuti oleh Zean di belakangnya.

-0-

Tian dan Zean hanya berkeliling Jakarta hanya untuk memenuhi hasrat gabut mereka, namun saat ada di perbatasan, mereka berdua melihat keributan yang disebabkan oleh geng yang cukup asing bagi mereka.

Mereka berdua pun berhenti pas di depan tempat kericuhan terjadi, mereka berdua pun turun dari motor mereka masing-masing, "woy!!." Teriak Tian yang melihat wilayahnya di serang oleh geng yang tidak di kenal.

Seluruh gerombolan geng itu pun menoleh kearah Tian dan Zean, "darimana kalian?, bisa-bisanya kalian menyerang wilayah orang?," tanya Zean dengan nada tegas.

"Apa urusan kalian berdua sama perbuatan kita-kita?, woy, hajar mereka berdua," ucap salah satu dari mereka.

Beberapa orang dari mereka pun langsung berlari hendak menyerang Tian dan Zean, namun itu pilihan yang salah, dengan sangat mudah mereka berdua dapat menghabisi beberapa orang yang ingin menyerangnya, "siapa lagi?," ucap Tian dengan nada tengil.

Beberapa anggota geng itu pun mendengar nada berbicara Tian yang tengil pun jelas mulai panas, mereka pun langsung bebarengan maju berniat untuk mengeroyok Tian dan Zean, namun menumbangkan dua pemimpin Hesperos sangat lah sulit yang ada malah mereka yang harus terbantai oleh mereka berdua.

Setelah puas membantai mereka semua, Tian dan Zean pun langsung pergi begitu saja, seperti tidak terjadi apa-apa.

-0-

Sesampainya mereka berdua di markas, mereka berdua melihat seluruh teman-temannya sedang bersantai dan disana juga ada Gito sedang bersantai bersama, melihat itu Tian pun langsung menceritakan kepada teman-temannya, tentang kerusuhan yang dialami olehnya, saat sedang mencari angin bersama Zean.

Setelah menceritakan, orang pertama yang bertanya adalah Gito, "bocah mana emangnya Tian?," tanya Gito.

Karena bingung Tian pun langsung menoleh kearah Zean, namun Zean hanya memberikan gelengan, karena Zean juga tidak mengetahui, mereka yang menyerang darimana, "gak tau bang," ucap Cristian dengan gelengan.

"Nah, kan, tolol, orang dia gak tau, waktu di kalahin kenapa gak tanya?, malah sok keren pergi gitu aja anj, tolol-tolol," jawab Gito dengan nada mengejek, hal itu mendapatkan tawa dari teman-teman Cristian dan Zean, karena kekonyolan yang mereka lakukan.

"Memang," ucap serentak teman-temannya.

"Hadeh-hadeh, Tian-Tian, sekarang kita bales ke siapa?," ucap Ollan dengan nada mengejek dan tawa yang masih belum berhenti.

Cristian pun menggaruk tengkuknya yang tak gatal, namun karena Ollan yang mengejeknya, tatapan tajam dari Cristian pun mengarah ke Ollan, hal itu pun membuat Ollan meneguk susah ludahnya.

Namun saat sedang bercanda seperti itu, ada beberapa anggota Herperos masuk dengan babak belur, bak seperti orang baru saja selesai berperang, "kenapa lu pada?," tanya Zean yang terkejut dengan kondisi anggotanya.

"Kita semua di serang bang," jawab salah satu anggota Hesperos.

Karena mendengar itu, para petinggi pun sontak menoleh, "ha?, di serang siapa kalian?," tanya spontan Ollan.

"Bocah Bekasi kayaknya bang, soalnya tadi sempet baca tulisan jaket mereka," jawab salah satu anggota Hesperos.

"Gimana Tian?," tanya Gito yang langsung menoleh ke arah Cristian.

"Gimana?, kita udah dapet info 2 penyerangan, kita gak mau selidiki dulu?, atau cari gengnya dulu,?," tanya Cristian pada teman-temannya, termasuk Gito, "mereka aja taunya cuma dari bekasi doang, nama gengnya?, mereka tau?," lanjutnya dengan menunjuk anggota gengnya.

Tak bisa di pungkiri, anggota Hesperos hanya tahu lokasi geng yang menyerang, namun mereka tidak tahu nama geng yang menyerang, "kita mah ikut apa kata lu Tian, kalau mau balas ayo, kagak juga ya udah, gue sih gak peduli, mau kita salah serang, mau kita bener nyerang, intinya kita nyerang wilayah geng yang udah nyerang gimana, kita ngikut keputusan lo gimana, intinya lo jangan ragu sama keputusan Lo sendiri," ucap Gito dengan tegas.

"Gue sih realistis aja bang, kita harus lebih memikirkan setiap pergerakan kita, gue tau kita geng motor, tapi gak salah serang juga, kita memang ahli soal penyerangan, tapi kalau yang kita serang gak bersalah?, kita lebih baik mikirin masalah yang ada di dalam wilayah kita aja dulu," jawab Cristian dengan nada yang sangat berwibawa dan sikap bak seperti seorang pemimpin sebenarnya.

"Oke atur, oh, iya, ngomong-ngomong, soal Wolf Scream jadinya gimana?, keputusan lu buat Wolf Scream gimana?," lanjut Gito menanyakan soal keputusan untuk mengatasi geng Wolf Scream.

Jelas pertanyaan itu membuat Cristian sebagai pemimpin kebingungan, dirinya masih ragu untuk menyerang dan hanya mengalahkan Wolf Scream saja atau menjadikan Wolf Scream sebagai aliansi, "menurut lo gimana bang?," tanya Cristian yang kebingungan.

"Menurut gue ya, bro ... Wolf Scream salah satu aset kekuatan yang penting, kalau lo bisa jadiin mereka aliansi, mau lo nyerang mana pun 100% lo bakal menang, kecuali se-jabodetabek nyerang lo, ya, logika lo bakal kalah, tapi, lo masih ada perlawanan, musuh terberat Shadow Reign bro, tapi sekali lagi, kalau lu bisa dan itu juga apa keputusan lo Tian," jawab Gito menjelaskan.

Tak bisa dipungkiri, Wolf Scream dengan kekuatan yang besar adalah hal yang dibutuhkan, dengan kekuatan pemimpinnya Enal, orang yang bisa mengimbangi atau mungkin orang yang bisa mengalahkan Gito di masa primanya, orang yang dapat dikalahkan dengan mengerahkan kekuatan seluruh petinggi Shadow Reign dengan cara mengeroyoknya, geng mana yang tidak mau dengan kekuatan segila itu.

"Tapi gimana dengan sikapnya bang?, pastinya Enal bukan orang yang mudah dikendalikan," tanya Cristian.

"Lo kasih persyaratan, intinya persyaratannya ada untung dari kedua belah pihak, contoh lo kasih persyaratan, kita bakal bantu dia buat ambil kedudukan se-jabodetabek, tapi dengan syarat geng dia di bawah Hesperos dan gak bakal pernah di atas Hesperos, kasih nego gitu, Enal bukan orang yang mengejar kedudukan sih, cuma dia orang yang cari cara untuk memenuhi hasrat gila bertarungnya, dia bakal dengan mudah ngasih tahta peringkat atas jika dia puas dengan pertarungannya," jawab Gito memberikan saran kepada Cristian.

"Tolol berarti anj, orang mana yang mau ngelepas tahta peringkat atas, hanya karena dia puas dengan pertarungannya," celetuk Ollan yang kesal dengan penjelasan Gito.

"Buktinya, dia gak ngambil kekuasaan Jakarta dari Shadow Reign, padahal mereka dapat ambil alih tahta itu dengan mudah, tapi?, mereka lebih milih ngilang kan, karena hasrat mereka sudah terpenuhi," jawab Gito yang membuat semua penjelasannya itu lebih masuk akal.

"Kek orang ngew* anj, kalau udah puas, ya udah, selesai," sambung Daniel yang membuat seluruh petinggi Hesperos tertawa terbahak-bahak.

Bersambung

.
.
.
.
.

Selamat malam semuanya...

Gimana gess Hari-harinya?Aman.

Yaa kali ini Gua upp lagi Chapter Hesperos yang terbaru...

Udah gitu aja jangan lupa Vote dan Komen jika ada kesalahan dalam penulisan.

Oiya gua bikin Ch dan Discord nih kalo yang mau join boleh

Link Ch Wa :

https://whatsapp.com/channel/0029Vb5x9Sq11ulUEIN0fG20

Link Discord:
https://discord.gg/r3Wx7FRt

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 25 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

HESPEROS S2Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang