#3 First Day on New School

134 29 1
                                        

Kriingg.. Kringgg..

Terdengar suara alarmku berbunyi. Kulihat jam sudah menunjukan pukul 06:00, aku beranjak dari tempat tidurku dengan mata yang masih setengah tertutup aku berjalan ke kamar mandi. Selesai mandi, aku mempersiapkan diriku. Ya, hari ini adalah hari pertama pendaftaran siswa baru.

"VAAAL, UDAH BANGUN BELUM LO?!!" pekik Andi dari luar kamarku.

"Yayaya, kenapa sih?" tanyaku ketika aku sibuk mengumpulkan data-data yang akan kubawa untuk pendaftaran.

"Mau sarapan gak lo, gue habisin nihh.." ucapnya.

"Yaa jangan lo habisin juga, bentar lagi.." jawabku.

"Mau kemana lo? Tumben udah rapi aja.." tanyanya ketika aku duduk di hadapannya untuk sarapan.

"Gue mau daftar sekolah, hari ini hari pertama pendaftaran." jelasku sambil menuangkan air minum ke gelas.

"Baru jam tujuh, nggak kepagian lo?" tanyanya.

"Gue sengaja udah siap dari pagi biar habis sarapan gue langsung kesana." ucapku memperjelas.

"Lahh nggak bisa siang gitu?" tanyanya lagi.

"Yaa lo pikir aja lah, bukan cuma gue yang mau daftar sekolah hari ini. nanti siang yaa rame lah!" jawabku kesal.

"Ahh bilang aja lo gamau ngantri." ucapnya singkat.

"Haha nah itu lo tau." jawabku sambil tertawa kecil.

"Mau gue temenin gak lo?" tanyanya ketika aku sedang minum.

"Gue bisa sendiri, lagian kan elo hari ini kerja." jawabku singkat.

"Yaa paling kalo gue butuh lo, gue bisa telfon lo nanti." timpahku. Dia hanya terdiam menyantap makanannya.

"Yaudahh gue pergi ya, takut kelamaan ngantri gue." ucapku ketika aku berdiri meninggalkan meja makan.

Aku sampai di depan gerbang sekolah yang nantinya akan jadi sekolahku. Perlahan, aku memasuki gerbang menuju ke dalam, aku lihat sekeliling ternyata masih sepi. Aku melihat jam di tangan ku,

"Masih jam delapan ternyata." gumamku. Aku kembali berjalan.

"Ada yang bisa saya bantu?" tanya seorang bapak-bapak yang sedari tadi berdiri di depanku dan ternyata bapak itu adalah security sekolah ini.

"Ohh maaf Pak, apa betul pendaftaran siswa baru hari ini? Kok masih sepi ya?" tanyaku bingung ketika menyadari hanya ada aku dan security di sekitar sini.

"Benar sekali, mungkin Anda datang terlalu awal." jawab singkat bapak itu.

"Apa panitia pendaftarannya sudah datang?" tanyaku ingin tau.

"Ohh sudah, ini formulir pendaftarannya silahkan di isi dan bila sudah siap silahkan antar formulir ini keruangan sebelah sana." jawab bapak tersebut sambil menyodorkan beberapa lembar kertas yang katanya adalah formulir pendaftaran.

"Terimakasih Pak, boleh saya ke
Kursi sebelah sana untuk mengisi formulir ini?" tanyaku ketika melihat kursi yang jaraknya tidak jauh dari tempatku berdiri.

"oh, silahkan." jawab bapak itu sambil tersenyum.

Aku berjalan ke arah kursi itu, sesampainya aku di sana, aku mengeluarkan data-data dan persyaratan yang ada di dalam tasku.

Setelah aku siap mengisi formulir dan melengkapi persyaratan, aku menuju ke ruangan yang di tunjuk oleh security tadi bermaksud untuk menyerahkan formulir yang sedari tadi kukerjakan.

"Permisi Bu, saya peserta didik baru. Ingin mengantarkan formulir ini," ucapku ketika aku sampai di hadapan panitia pendaftaran.

"Nama nya siapa?" tanyanya singkat.

"Rival Bu.." jawabku sambil tersenyum.

"Nama lengkap, alamat, asal sekolah?" tanyanya dengan sangat ketus.

"Ohh maaf Bu, Ibu bisa mengetahuinya dengan melihat formulir tersebut." jawabku tersenyum.

Setelah beberapa menit, panitia tersebut memberikan aku selembar kertas.

"Kamu bisa mengetahui apakah kamu diterima atau tidak dengan mengunjungi web yang tertera di atas sini." ucapnya sambil menunjukan sebuah web yang ada di dalam kertas tersebut.

"Ohh baiklah, terima kasih Bu." ucapku ketika akan berdiri meniggalkan ruangan tersebut.



To be Continue..
Keep Reading!

Noctiluca MiliarisTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang