Chapter 9

4K 136 2
                                        

AUTHOR POV

AMSTERDAM, February 2014

07.00

Satu bulan telah terlewati bersama tanpa ada satu detik pun mereka lewati. Mereka terlihat sangatlah romantis. Keduanya menikmati waktu yang di berikan tuhan untuk keduanya.

Dan hari ini mereka harus kembali ke indonesia karena tuntutan pekerjaan dan agatha sudah meminta ali untuk pulang
.
" Sayang, kenapa kamu terlihat sedih ? nanti anak kita juga sedih loh " Ujar ali pada prilly yang terlihat berbeda dari satu bulan belakangan ini.

" Engga kok " Dusta prilly. Jelas dia berbohong, di dalam pikirannya dia selalu berpikir, apa bisa satu bulan yang lalu terulang kembali ? Apakah ali bisa adil nantinya.

***

AUTHOR POV

Jakarta, February 2014

07.00

Keduanya telah sampai di tanah air dengan hati yang sebenarnya tak rela.. Mereka sadar, sejauh apapun mereka meninggalkan masalah, masalah itu akan tetap datang menghampiri.

" Satu bulan aku merasa menjadi seorang istri sungguhan.. Apa bisa terulang kembali ? andai aku dapat mengubah waktu dan segala yang ada di dunia ini. aku akan memilih untuk menyelesaikan semua ini dan ali akan tetap berada di sampingku "

Ali memarkirkan mobilnya di pelataran rumah. Di dalam sana pasti sudah banyak anggota keluarga yang menunggu.

" Prill, makasih ya udah memberi aku hadiah yang begitu istimewa " Ungkap ali.

" Sudah kewajiban aku. Ya udah kamu hati-hati ya nanti di jalan " Ujar prilly.

" Iya. Kamu jangan lupa minum vitamin ya, dan jangan tebar pesona sama cowo lain " Ujar ali yang mulai protective lagi. " Ya udah yuk ku antar sampai kamar " Kata ali.

Ali dan prilly pun jalan bersampingan dan mereka terkejut kala melihat agatha yang sedang di bentak-bentak oleh mama resi.

Ali langsung memisahkan diri dari prilly ketika agatha menatap tajamnya yang sedang merangkul prilly.

" Aga-tha " panggil ali sedikit gugup. Agatha langsung menghampiri ali lalu memeluknya erat sedangkan prilly menghampiri mama resi menatap bingung kearah kaia.

" Dia siapa ? " Tanya agatha ketus.

" Di-Dia " Ali benar-benar kehabisan kata untuk menjawab

" Dia sepupu rio, kenapa? " Kaia yang membalas dengan tajam.

" Kaya pernah liat " Ujar agatha sambil mengingat-ngingat wajah prilly " Oh.. iya! Kamu prilly yang waktu itu nyanyi di cafe kan ? Orang yang nolak datang ke pesta ulang tahunku nanti " Ujar agatha sinis yang hanya di balas cengiran bodoh prilly.

" Jelas nolak! Pesta ga jelas aja di bangga-banggain! " balas kaia.

Biasanya ali akan membela agatha, tapi kali ini hatinya bimbang. Diam-Diam mama resi tersenyum seakan menyadari sedikit adanya perubahan pada diri ali semenjak pergi honeymoon satu bulan bersama prilly.

" alii " panggil agatha manja yang bertanda ia minta di bela.

" Sudah lebih baik kita pulang " Kata ali. Dan seluruh orang yang ada di rumah itu pun tersenyum kemenangan kecuali ali, prilly dan agatha

' Aduh di saat keadaan begini aku ingin makan rujak? ' batin prilly.

Ali yang merhatikan prilly merasa bingung ketika melihat wanita itu gelisah dan terlihat seperti ingin sesuatu.

Diantara Kita {1}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang