Dia tidak pulang malam ini. Kau tahu itu, bahkan kau sangat mengerti. Bahkan kau bisa mengatakan bahwa kemarin dia pun tidak pulang, dan besok pun dipastikan begitu.
Dia tidak pulang malam ini. Kau mengerti. Mengerti benar karena tak ada suaranya yang kau bilang sangat tidak dirindukan; kau dusta. Kau mengerti benar bagaimana menguasai seluruh bantal dan guling. Dan niat salatmu pun sedikit berubah, semua karena dia tidak pulang malam ini.
Dia tidak pulang malam ini. Kau mengangguk. Mendesah dan mengeluh. Lupa sudah berapa hari nasi dan telur mata sapi yang lambungmu terima. Semua karena dia tidak pulang malam ini.
Dia tidak pulang malam ini. Kau bertanya-tanya sendiri mengapa kau memikirkan mengapa dia tidak pulang malam ini.
Dia
tidak
pulang
malam
ini
dan
esok
dan
lusa
dan
seterusnya
Sebab kau sudah bukan rumahnya; kau pulangkan dia pada orangtuanya;
Dan dia tidak pulang padamu malam ini dan seterusnya.
18/7/16
KAMU SEDANG MEMBACA
Juni untuk Juli
PoesíaJuni untuk Juli merupakan kumpulan racauan kacau, istilah untuk puisi yang tidak jadi yang dimulai 1 Juni diakhiri 27 Juli 2016. Serta beberapa kisah pendek yang ditulis masa lampau dan sekarang. © Plutopamit, 2016
