Di balik pintu, lelaki itu menunggu
Dengan kemeja abu-abu
Dan topi berwarna biru
Di balik pintu, lelaki itu menanti
Dengan sepatu putih bertali
Dan sebuket bunga lili
Di balik pintu, lelaki itu menyeringai
Meski matanya sesejuk sungai
Dan senyum selucu tupai
Dari balik pintu kau mendekat
Tertawa manja dan merapat
Bunga lili buatmu terpikat
Di depan pintu kau mendekapnya erat
Tak peduli sebelah tangan lelaki itu kian dekat
Dihunjamkannya rencong beracun
Kau memekik menahan sakit
Dan ia tertawa keras membawa sebongkah permata
Rupanya, seharga itulah kau miliki nyawa
Dia tertawa dan kau melayang ke angkasa
18/6/2016
KAMU SEDANG MEMBACA
Juni untuk Juli
PoetryJuni untuk Juli merupakan kumpulan racauan kacau, istilah untuk puisi yang tidak jadi yang dimulai 1 Juni diakhiri 27 Juli 2016. Serta beberapa kisah pendek yang ditulis masa lampau dan sekarang. © Plutopamit, 2016
