Jika kamu tak bisa tertawa karena lelucon yang sama, lalu kenapa harus menangisi hal yang sama, dari orang yang sama, berkali-kali?
Nov, 22

KAMU SEDANG MEMBACA
WORDS - Write It Down
Random"Kadang kita hanyalah jiwa yang bisu. Tak mampu berkata kemudian menipu. Berharap baik baik saja, padahal sakit di jiwa. Bilang tak apa-apa, tapi berharap tatapan mengapa."
-
Jika kamu tak bisa tertawa karena lelucon yang sama, lalu kenapa harus menangisi hal yang sama, dari orang yang sama, berkali-kali?
Nov, 22