Sejenak daun berguguran
menyapu halaman kosong
bagian belakang rumah
Langit mengoranye tapi tak kuperhatikan
Pasti karena kau ada disamping
Nanti dulu,
biar kupuaskan lihat visualisasi dirimu
Senyum tersipu dan rengekan minta berhenti itu
Kubilang nanti,
tunggu aku yang ingin henti
Dedaunan hilang dilepas angin
Langit menghitam pun aku tak peduli
Pasti karena ada kau disamping.
Mar, 2
KAMU SEDANG MEMBACA
WORDS - Write It Down
Random"Kadang kita hanyalah jiwa yang bisu. Tak mampu berkata kemudian menipu. Berharap baik baik saja, padahal sakit di jiwa. Bilang tak apa-apa, tapi berharap tatapan mengapa."
