seorang gadis terduduk di atas kasur rumah sakit ia menerawang lurus ke depan.ia masih belum percaya atas apa yang kemarin ia dengar.
Flashback on+
"Pen..donor.."suara yang terdengar bergetar dan lemah muncul dari ambang pintu.
ully tiba-tiba menegakkan tubuh nya lalu ia menolehkan pandangannya ke arah suara itu,natanya seketika membulat sempurna.
Di dapati nya seorang gadis yang sangat ia kenali menatap nya tajam dengan air mata yang terus keluar dari pelupuk mata nya,dengan wajah pucatnya,dan dengan tubuh lemas nya.
prilly melangkah kan kakinya perlahan menghampiri ully dan dokter deni itu.prilly berdiri menatap ully lalu ia memalingkan wajah nya untuk menatap dokter deni.
"Pri..prilly?"sapa ully dengan wajah tegang nya,tuhan?prilly sepertinya sudah mendengar pembicaraan antara ully dengan dokter seputar penyakit prilly.
"dokter pendonor apa yang di maksud oleh anda?Saya menderita apa hingga saya sudah menginjak stadium 3?"potong prilly menanyakan pada dokter tanpa menghiraukan ully di sisinya.
Dokter deni terdiam mematung,ia bingung apa yang harus ia katakan.dokter deni memandang ully untuk memberitahunya apa yang harus ia katakan,ully menjawabnya dengan menggelengkan kepala,pertanda jangan memberitahu prilly.
"Dokter saya mohon!Anda gak udah hiraukan bunda,tolong beritahu saya apa yang sebenarnya terjadi sama saya?"
"saa..sayang,kamu ini apa si?kamu baik baik aja"potong ully berusaha menenangkan.
"Baik-baik aja?aku baik-baik aja?iya?bunda..kalo aku baik-baik aja kenapa tadi dokter bilang aku udah stadium 3?stadium 3 apa?Penyakitkan kan?pendonor?itu untuk aku kan bun?Bunda..kalo aku baik-baik aja kenapa selama ini aku harus minum obat-obatan?aku mimisan?aku sering pingsan?hah?"
"Dokter saya mohon "lirih prilly.
"prilly,kamu.."
"enggak,jangan tuhan jangan sekarang!"Batin ully sembari memberikan arahan agar dokter deni tak.memberitahu prilly,namun nihil.
"kamu menderita"
prilly terus fokus menunggu kata-kata dokter deni.
"kamu menderitaa.."
"apa dokter?"
"prilly kamu menderita kanker paru-paru"ucap dokter deni dengan berat hati harus memberitahu prilly.
tubuh prilly tiba-tiba mematung,matanya membulat sempura,jantung nya seketika ingin berhenti nafas tercekat tiba-tiba,Hati nya seperti di tusuk besi besi tajam.air mata nya tumpah.
ully membelalakan mata nya menatap dokter.tuhan apa yang harus ully katakan saat ini.
"ka..kanker paru..paru?"ucap prilly dengan lirih dan terbata.tuhan apa yang prilly dengan saat ini?benarkah apa yang di katakan dokter ini,tuhan prilly membutuhkan pegangan rasanya tubuh ini tak mampu menegak lagi.
"iya prilly kamu menderita kanker paru-paru,dan kamu sudah menginjak stadium tiga"
"enggak prilly,kamu sehat sayang,dokter ini apa.."
"tolong jelaskan tentang penyakit ini dokter"potong prilly dengan tegas namun tetap terdengar bergetar.
"Pada tahap awal, kanker paru-paru tidak menyebabkan gejala apa pun. Gejala hanya akan muncul ketika perkembangan kanker telah mencapai suatu tahap tertentu. Berikut ini adalah gejala-gejala utama yang akan dialami penderita kanker paru-paru. Segera temui dokter atau pergi ke klinik untuk memastikan diagnosis dari gejala yang dialami.
KAMU SEDANG MEMBACA
STAND BY ME
Fanfiction"Di Dalam Hati Yang Kecil.Terdapat Cinta Yang Besar" - Aliando - "Di Dalam Waktu Yang Singkat.Terdapat Di Kisah Cinta Yang Panjang"-Prilly Latuconsina-
