Sekolah

28 4 0
                                    


Cinta pun tiba disekolah dengan diantar oleh sang nenek menggunakan mobil. "Oyah nek, pulng skolah gak usah dijemput yah" kata cinta sambil menggendong tasnya. "Kenapa gtuh, kmarin kamu gak nenek jemput gara-gara nenek byak kerjaan ditoko, trus skarng gk mau dijemput lgi" kata manir sambil menatap cinta lekat-lekat. "Hehehe,,, gapapa kok nek, aku cma ada urusan sebentar" kata cinta sambil tersenyum. "Gaya kamu udh kya orng gede aja pake ada urusan segala" kata manir sambil mengkerutkan arisnya. "Hehehe,,,, aku jga ada urusanlah nek dikit-dikit mah, emngnya orng gede doang yg pnya urusan" kata cinta sambil tertawa. "Ah,, cucu nenek yg satu ini bisa aja mgelesnya, udh kya bajaj aja kmu tuh" kata manir sambil tertawa. "Ah,, nenekku yg satu ini jga bisa aja ngelawaknya" kata cinta tertawa. "Udah ah,, aku mau masuk dlu, ntar telat lgi" kata cinta. "Yaudh gih mask" kata manir sang nenek. "Yaudh aku masuk dlu ya nek, asalamualaikum" kata cinta sambil mencium tangan neneknya. "Walaikumsalam" kata manir. Lalu cinta pun turun dari mobil dan menuju kelas, ketika cinta sedng berjlan dilorong sekolah ia tidk sengaja menabrak tomi sehingga buku tomi berantakan dilantai.

Bruuuuk,,,,,

Buku tomi pun terjatuh dilantai dan tomi pun memandangi cinta dgn pnuh amarah, lalu cinta merasa bersalah dan ia langsung membereskan buku tomi yg berantakan tersebut. "Eh,,, klo jlan itu pake mata dong, nohkan buku aku jdi brantakan gtuh" kata tomi sambil marah. "Iyaaa maaf, aku gak sengaja" kata cinta langsung membereskan buku tomi. "Maaf,,, maaf,,, lain kali hati-hati" kata tomi sambil membereskan bukunya. Lalu ketika mereka sedng bersama-sama membereskan buku tak sengaja tangan cinta dan tngan tomi bersentuhan sehingga mereka tak sengaja bertatapan satu sama lain. Beberapa menit mereka bertatapan akhirnya cinta pun tersadar dan ia langsung berdiri. "Udh aku beresin tuh, jdi udah yah aku mau pergi dlu" kata cinta. Ketika cinta hendak pergi tiba-tiba tangan cinta ditarik oleh tomi. "Ehh,,, mau kemna kmu" kata tomi sambil memahan cinta. "Iih,,, apa lgi sih, lepasin gak tngan aku" kata cinta sambil mencoba melepaskan genggaman tomi dri tngannya. "Ga akan aku lepasin sebelum kamu bawai buku ini keperpustakaan" kata tomi masih memegang tngan cinta. "Iiih,,, aku gak mau" kata cinta masih berusaha melepaskan genggaman tngan tomi. Lalu tiba-tiba Akbar sang kakak kelas pun datng menghampiri mereka. "Lepasin tangan cinta" kata akbar. "Datng-datng udah rusuh aja" kata tomi sambil melepaskan tangan cinta. Lalu tomi pun langsung pergi kearah perpustakaan, dengan wajah kesal. "Kamu gakpapa" kata akbar. "Gapapa kok kak, cma sedikit sakit aja gara-gara ditarik tadi" kata cinta sambil memegang tangannya sendiri. Jantung cinta terasa berdebar kencang, dan bahkan jantungnya terasa mau copot ketika tangannya dipegang oleh kak akbar. "Coba aku lihat" kata kak akbar sambil memegang tangan cinta. Perasaan cinta pun tak karuan, karna memang semenjak ia pertama kali sekolah disini dan mengenal akbar ia seperti terkesima pdanya, karna menurt cinta, akbar adalah cowo yg cool dan bijaksana, beda dengan tomi sicowo tengil itu. "Emngnya ada masalh ala sih sama sitomi" kata akbar sambil melepaskan tangan cinta. "Panjang kak ceritanya, klo aku ceritain pasti kakak sampe ngantuk" kata cinta tersenyum. "Hehhe,, kmu bisa aja cin, oyah aku dluan yah" kata akbar. "Oyah,, kak" kata cinta. "Yaudh sampai ketemu nanti" kata akbar sambil melambaikan tangannya dan ia pun pergi. Cinta pun sangat senang sekali, baru pertama kali ini ia bisa berbicara sedekat itu dengn kakak kelas yg ia kagumi, cinta pun bergegas kekelas. Dikelas sudh ada sahabatnya yaitu sandra yg menantinya dari tadi. "Kamu kmna aja sih, kok bru dtng sih" kata sandra. "Hehehe,, maaf deh tdi ada sedikit masalah sama cowo tengil itu" kata cinta sambil menaruh tasnya dimeja. "Hah,,, maksud kmu tomi" kata sandra sambil memandangi cinta. "Iya,, emng knpa sih, kok kyqnya kget gtuh" kata cinta sambil mengkerutkan alisnya keatas. "Gapapa sih, soalnya kmu sama tomi serng bget berantem, jngan-jngan ntar kalian bisa jdi suka lgi" kata sandra sambil cemberut. "Iih,,, amit-amit deh aku sampe suka sam cowo tengil itu, jngan sampe deh" kata cinta sambil mengetuk-ketuk kepalanya dengn tngannya. Saking tak maunya cinta klai sampai ia suka dengam tomi ia memasang muka yg tak enak dilihat, karna bagi cinta, tomi bukanlah typenya. "Kamu percya kan klo aku tuh gak suka sama tomi, jngankan suka liat mukanya aja aku udh sebel bgt" kata cinta sambil memegang pundak sandra. "Iya aku percya kok sma kmu" kata sandra sambil tersenyum.

Melodi CintaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang