Doni dan Cinta

29 4 0
                                    

Lalu cinta pun terbangun dari tidurnya itu dan doni pun mengalihkan pandngannya kearah jaln. Rupanya doni mendengar suara perut cinta yg sedng lapar itu. "kau lapar" kata doni sambil terus menyetir. "Hmm,, iya aku lapar nih" kata cinta sambil tersipu malu. "Yasudh kita mampir dlu kerestauran terdkt sini" kata doni smbil menengok kearah cinta sesaat. "Jangan,,, nanti kau kerepotan gara-gara aku" kata cinta, pdhl sebnarnya ia mau jga. " ya tentu saja kau merepotkan ku, tpi tak mengapa, lgipula aku jga lapar" kata doni tak sedikitpun menghiraukan ekspresi cinta yg begitu senang. "Bolehlah" kata cinta tersenyum kecil. Mereka pun sampai direstauran dan lngsung turun dari mobil lalu masuk kedlam restauran itu. "Kita duduk disini saja" kata cinta sambil menunjuk kearah bangku itu. "Terserah kau saja" kata doni sambil mengangkat kedua bahunya. Mereka berdua duduk dan lalu memesan makanan, makanan pun sudh dipesan dan hnya menunggu makannya dtng. "Kau ini jrng kelihatan yah, kemna saja" kata cinta sambil memandangi doni. "Mengapa kau tnya seperti itu?" kata doni yg asik dngn ponselnya. "Tak apa sih jika kau tdk memberitahuku" kata cinta menatap langit-langit atap restauran itu. "Aku lebih suka mentendiri darpda berbaur dgn temn-temn" kata doni sambil menatapku tajam. "Oh,,, akupun sepertimu, yg tak suka akan keramaian dan kebisingan" kata cinta sambik menatapnya. "Oyah,, aku sama sekali tak ingin tahu tentng mu" kata doni sambil menatap ponselnya. "Yaampun tega sekali dia bilng seperti itu pdaku" kata cinta didlm hatinya. Lalu makanan pun datn dan mereka segera menyantapnya, cinta terlihat sangat lapar sekali sehingga ia tak sadar kalau ia makan berantakan sekali, sehingga doni melihatnya tak nyaman dan lngsung mengambil tisu lalu membersihkannya. "Kau sngt berantakan sekali cinta" kata doni sambil memberaihka dgn menggunakan tisu. Mereka pun bertatapan sedikit lama, lalu doni melepaskan tisunya. "Kau lap sendiri" kata doni sambil mengasih tisunya ke cinta. Baru kali ini doni memanggil nama cinta, cinta sngt senang sekli. "Iya terimakasih" kata cinta sambil mengelapnya. Makan merekapun akhirnya selesai danmereka pun pergi meninggalkan restauran lalu menuju mobil untuk segera pulng. Akhirnya mereka sampai didpan dirumh cinta dan cinta pun besiap-siap untuk turun. "Apa kau ingin mampir dlu" kata cinta menawarkan doni untuk mampir dirumhnya. "Tak usah, aku buru-buru pulng" kata doni sambil melihat cinta. "Baiklah, dan sekali lgi terimakasih" kata cinta. "Iyaa sama-sama" kata doni. "Aku masuk dlu yah" kata cinta sambil keluar dri mobil doni. Doni pun pergi meninggalkan cinta, lalu cinta masuk kedlm rumah dngan wajah yg semringah alias senang sekali. Lalu sang nenek meliht cinta yg tersenyum sendiri terlihat aneh rupnha oleh nenek manir, lalu manir sang nenek lngsung menanyakan pda cinta. "Cucu nenek jam segini bru plng, kmna saja sayng" kata manir sang nenek. "Hemm,,, maaf nek tadi aku abis makan siang diluar" kata cinta tersenyum kecil. "Oh,,, sama temn lelakimu yg tadi menghantarmu plng itu" kata manir sang nenek yg sngt kepo. "Ah,,, nenek kau menggodaku terus" kata cinta sambil menjatuhkan badnnya kesofa. "Nenek tak menggodamu, tpi nenek hnya berbicara fakta kok" kata nenek manir sambil duduk disampngku. "Sudhlah nek, aku jdi malu kalau kau ters menggodaku sperti ini" kata cinta sambil berdiri. "Sudh ya nek aku mau kekamar dlu, mau ganti baju" kata cinta sambil pergi meningglkan neneknya. Cinta pun pergi kekamarnya. "Hemm,,, dasar anak muda zaman sekarng, tingkahnya aneh-aneh" kata mani sang nenek sambil jalan menuju dapur.

Melodi CintaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang