Part 2

14.3K 740 18
                                        

"Aduhh" kataku.
"Kalo jalan liat2 dong , jangan sambil becanda!!" Lanjutku.

Dia hanya diam , bukan dia tapi mereka. Ya mereka ber4 segerombolan laki2 ya kelihatannya anak nakal walaupun kuakui wajahnya tampan.

"Maafin temen gw, ya" kata salah satu laki2 dari segerombolan itu sambil mengurulkan tangannya membantuku berdiri.

"Widihh dio gantelman bgt , padahal yang nabrak si boss. Haha" kata salah satu temannya yang rambutnya agak pirang.

"Parah lu bos ga tanggung jawab" lanjut temannya yang berkulit putih dan bermata coklat muda.

"Pea , lu pikir dia ngehamilin anak orang" kata orang yang membantuku bediri , klo ga salah namanya dio.

"Cot!"

Apa? Dia cmn bilang cot? Apa dia ga ngerasa bersalah sama sekali? Kan jelas2 disalah. tiba2 dia langsung jalan meningalkan teman2nya tanpa berkata apapun dan aku hanya menatapnya sinis.

"Dasar cowo gapunya hati" kataku dengan suara kecil.

"Maafin bos kita sekali lagi ya , kenalin gw dio" katanya.

"Gw nico"

"Gw rivan"

"Bukan salah kalian , jadi kalian ga usah minta maaf. Yang salah itu temen lo yang itu. Bukan kalian bertiga" kataku mengabaikan salam perkenalam mereka dan langsung masuk menuju cafe dengan kaki agak pincang sebelah kiri grgr tadi terjatuh.

Sesampai diatas aku langsung mencari keberadaan kedua temanku , dan aku melihat orang didekat jendela melambaikan tangan yang aku yakin dia adalah dinda dan aku langsung berjalan menuju mereka.

"Itu kaki lo knp?" Tanya abel

"Gapapa" kataku yang bohong , padahal sebenarnya emng sangat sakit.

"Aww!" Jeritku karna kaki kiriku dipegang oleh dinda.
"Sakit din sumpah dah ga bohong" kataku.

"Tadi kata lo gpp , padahal jelas2 kita ber2 liat lo jalannya pincang" kata dinda.

"Tau lu" lanjut abel.

"Udh udh , nanti gw ceritain. Skrng mending kita pesen dlu aja" kataku.


"-"-"


*kringg* *kringg*


Bel masuk.
Seperti biasa , gw duduk dimeja kedua dari depan. Sebelah gw dinda , dan abel duduk dibalakang gw demgan teman sebangkunya namanya tasya. Tiba2 Walikelas masuk , semua duduk tempat masing2 dan langsung diem.


"Pagi anak2" kata bu dian.


"Pagi buuu" jawab kami berbarengan.


"Kita kedatangan teman baru , dan ibu akan memindahkan tempat duduk kalian yang udah ibu atur" kata bu dian
Semua langsung bedengus dan berkomentar agar tidak dipindahkan , tetapi bu dian tetap membantahnya. Bu dian tetaplah bu dian , keputusannya memang sudah tidak bisa diganggu gugat lagi.


"Baik , anak baru silakan masuk" kata budian dan dua orang laki2 langsung masuk kekelas dengan pakaian rapih , rambut yang ditata memakai pomade , mungkin.

Tunggu.
Mukanya kaya ga asing.
Tapi siapa ya?

"Ya , perkenalkan diri kalian satu2"ucap bu dian.

"Nama saya galvin Tara Putra , gw pindahan dari USA" katanya dan dilanjutkan teman disebelahnya.

"Nama saya dio patrick madison , gw pindahan dari SMA bhakti darma"

ImpossibleTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang