Part 28

8.7K 352 71
                                        

"Yeeeeyyyyy di traktir" teriak nico membuat dirinya menjadi pusat perhatian orang-orang yang berada di kantin.

Iya, sekarang alicia sedang mentraktir teman2nya di kantin dalam rangka ulang tahunnya yang ke-17.

"Okee, karna gua sekarang mentraktir kalian jadi kalian jelasin yang kemaren2 itu maksudnya apa?" ucap alicia.

"Ohhh, iya itu maksudnya apa? Gua juga ga ngerti si al, gua mah ikut2 aja" ucap dinda.

"Iya sama gua juga" ucap rivan.

"Yeeehhh, ikut2 aja" ucap dinda pada rivan.

"Gua juga sama, ga ngerti apa2" ucap nico.

"Tuh, nico juga ga ngerti. Makannya jadi orang jangan ke ge'eran" ucap rivan.

"Okee, jadi maksudnya apa yang kemaren2 itu bel, yo, gal?" Tanya alicia, ulang.

"Jadi gini waktu gua balik dari caffe..." ucap dio.

*flashback on*

"Hufftt, semoga hubungan alicia dan galvin kedepannya bakalan baik2 aja--

*flashback off*

"Waittt...waittt.... maksud lo hubungan gua sama galvin ga baik2?" Tanya alicia memotong cerita dio.

"Ah elah aaalll, jangan potong cerita gua" keluh dio.

"Iya selesain dulu ceritanya dio baru lo nanya" bela abel.

"Okeee.. okee" ucap alicia

*flashback on*

"Hufftt, semoga hubungan alicia dan galvin kedepannya bakalan baik2 aja" ucap dio.

You know just what to say
Shit, that scares me
I should just walk away but I can't move my feet

"Huuhhh siapa si" ucap dio mengambil handphone miliknya disaku celana.

The more that I know you, the more I want to--

"Ya, kenapa vin?"

"Kerumah gua sekarang!!"

Tutt...tutt...

'orang si kebiasaan banget, kalo nutup telvon basa basi dulu kek, ucap salam kek atau apa kek'  dumel dio.

Dio segera pergi kerumah galvin dengan kendaraan yang ia bawa. Sesampainya depan rumah galvin, ia berpas2an dengan kekasihnya, abel.

"Lohh kamu kok disini?" tanya abel bingung.

"Kamu sendiri ngapain disini? Ini rumah galvin, rumah alicia disebelah sana sayang" ucap dio menunjuk rumah alicia.

"Dasar bambang, gua nanya lo nanya balik. Gua tau ini rumah galvin, emang gua mau kerumah galvin kali" jelas abel.

"Ngapain?" Tanya dio.

"Gatau"  jawab abel.

"Yaudh aku buka pager dulu biar masukin mobilnya" ucap dio.

Setelah memarkirkan mobilnya, dio dan abel berjalan masuk kerumah galvin. Dio membuka pintu rumah galvin.

"Heh lo oncom, ga sopan masuk rumah orang ga pake ngetok, ga pake izin, ga pake basa basi udah asal buka pintu aja" dumel abel.

"Udah ngomongnya?" Tanya dio, abel menganggukan kepalanya keatas dan kebawah.

"Aku tuhh udah biasa gini dari dulu" ucap dio, abel yang mendengarnya pun paham, pasalnya kekasihnya ini memang sudah kenal dekat dengan keluarga galvin.

ImpossibleTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang