Keesokan harinya ketika Sakura melihat Sasuke tiba-tiba ia merasa sangat canggung. Apalagi kalau bukan ide gila Ino, perkataan untuk membuat Sasuke jatuh hati padanya berputar bagai kaset rusak.
sementara itu tidak jauh berbeda dengan Sakura, Sasuke juga merasa canggung melihat Sakura. Walau conversation Sasuke CS di Grup hampir menimbulkan peperangan (?) Nyatanya Sasuke tetap kalah dan harus melaksanakan permintaan Tsunade. Ternyata ancaman yang diberikan oleh mantan kepala sekolah mereka itu cukup mengerikan. Ancaman mengenai rahasia kecil mereka selama mereka sekolah terancam.
Sasuke tengah menyibukkan diri dengan dokumen dan kontrak yang masuk, sedangkan Sakura menyibukkan diri dengan surat yang masuk dan mengurus jadwal meeting.
Suara dering ponsel Sasuke mengagetkan Mereka berdua. Sasuke bahkan hampir saja melempar pen ditangannya, sedangkan Sakura hampir saja menjatuhkan gelas air putihnya.
Tanpa melihat siapa penelpon itu, Sasuke yang masih mengumpulkan harga dirinya mengangkat telepon itu.
"Uchiha Sasuke, disini."
"Hai anak ibu."
"Ada apa?"Tanya Sasuke langsung
"Tidak masalah. ibu akan menghubungi mu lagi kalau ibu sudah mau dikremasi."
"Jangan berkata seperti itu. Jahat sekali."
"Kau anak yang jahat pada ibunya."
"Hn."
"Sasuke kau di kantor?"
"Iya, ada apa?"
"Ada Sakura,"
"Hn, kenapa?"
"Bisa ibu bicara dengan nya?"
"Tidak, dia sedang sibuk sekali."
"Sasuke, ibu akan mengutuk mu menjadi tambah tampan."
"Hn, apa ada hal lain yang ingin ibu katakan?"
"Sasuke ibu akan..."
"Kenapa mencari nya?"
"Ibu mau kau mengundang Sakura makan malam akhir minggu ini."
"Tapi..."
"Tidak ada tapi."
Tut!
Sambungan telepon itu dimatikan begitu saja secara sepihak dari sang ibu membuat Sasuke mendengus kesal. Ia bahkan meletakkan kasar ponselnya di atas meja, setengah membanting.
Sasuke menatap Sakura yang sepertinya sangat menyibukkan diri dengan kertas dan iPad di hadapannya.
"Sakura."Panggil Sasuke.
Baru saja Sakura menoleh menatap bosnya suara ketukan pintu mengalihkan perhatian mereka berdua. Baik Sasuke maupun Sakura tidak tau bahwa akan ada tamu yang datang, biasanya Karin langsung menghubungi kalau ada tamu mendadak yang bertemu.
Tanpa menunggu jawaban dari Sasuke, orang itu langsung membuka pintu dan melangkah masuk. Suara hentakan pelan heels orang itu menggema di seluruh ruangan.
"Sasuke, kau melupakan ku?"Ucap perempuan itu dengan nada menuntut dan manja. perempuan berambut pirang sebahu, bermata biru dan bertubuh terlalu berlekuk mirip Tsunade. Sasuke menghembuskan napasnya pasrah melihat siapa yang datang. Ia lupa.
Perempuan bernama Samui itu berjalan berlenggak kiri dan kanan menghampiri Sasuke. Sakura menatap perempuan itu dari bawah hingga atas dengan jijik. Lihat dress pendek hitamnya, lihat belahan dadanya yang terlalu terekspos, dan lihat lipstik merahnya yang ingin menarik perhatian semua orang. Apa sekarang dada ayam lebih mahal daripada dada manusia?
KAMU SEDANG MEMBACA
A Plan
Fiksi PenggemarLONG STORY [DISCONTINUE + EXPLAINATION PLOT] Haruno Sakura memilih resign dari pekerjaan nya sebagai dokter anak di sebuah rumah sakit swasta terkenal. Dia ingin mencari angin baru dengan bekerja di perusahaan Entertainment bagian kesehatan. Namun d...
