Cold as You - Cerpen

58 2 5
                                        

Malam semakin larut dengan bulan yang setia menyinari langit malam. Seorang gadis berjalan pelan di bawah sinar lampu-lampu jalanan. Ia mengeratkan syal merah yang membalut leher jenjangnya, karena udara semakin dingin. Mungkin sebentar lagi akan turun salju pertama, musim gugur akan segera pergi dan digantikan oleh musim dingin.

Gadis itu tersenyum miris. Ia membenarkan letak kacamata minusnya, sekaligus mengusap matanya yang menitikan air mata. Briana Agatha namanya, ia kini tengah berjalan entah kemana. Ia bingung, pasalnya ia baru saja diusir dari rumah lelaki yang dicintainya.

Gadis itu berhenti berjalan dan duduk di bangku tepi jalan. Ia memikirkan segala yang telah ia perbuat.

--0o0-

September 21st 2016

Briana mengamati keadaan sekitar, dimana hanya ada orang-orang yang tengah berpesta ria. Orang-orang yang tengah mabuk, atau menari di lantai dansa. Dirinya benar benar tidak nyaman dengan suasana seperti ini. Tapi ia harus mencari sahabatnya Savira yang kini tengah berada di titik terpuruknya.

Mata indah itu terus menelusuri sekitar, ia tersenyum kecut. Matanya sama sekali tak menangkap keberadaan sabahatnya. Tapi yang dilihat adalah sosok pemuda berambut kecoklatan yang sangat ia kenal. Tanpa sadar kaki mungilnya melangkah menuju tempat lelaki itu berada.

"Berikan aku segelas vodka!" Suara serak itu lolos dari bibir merah kecoklatan milik lelaki di depan meja bar. Bau alkohol menguar dari mulutnya, menandakan bahwa ia telah banyak menegak minuman haram itu. Tangan sewarna madu itu memegang gelas kaca yang sudah kosong. Seorang maid mengisikan cairan laknat itu ke dalam gelas yang masih dipegang sang pemuda. Pemuda itu terkikik pelan, tangannya mulai mendekatkan gelas pada bibir tipisnya-

'prang'

-tangan seputih susu milik Briana menepis pergelangan tangan sang lelaki, hingga membuat gelas berisi vodka itu terlempar jauh dan pecah.

Don't MindCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang