Pandangan yang Tak Terungkap

587 12 0
                                        

Di awal pertemuan, pandanganku terhenti,
Kau jadi magnet bagi decak hatiku,
Ingin berkenalan denganmu, dunia seolah terhenti,
Senyummu menjadi sambutan, lukiskan senja dalam rasa.

Nama mu menjadi peta menuju identitasmu,
Kulangkahkan kaki dalam lorong rahasia,
Namun, terbukalah kenyataan yang tercipta,
Kau punya tempat khusus dalam hati yang terlindungi.

Kurasakan kekalahan, tapi tak redam keinginan,
Walaupun hatimu tak sepenuhnya untukku,
Kita dapat bersahabat di sepanjang perjalanan ini,
Di mata indah kita, lahir kebersamaan yang damai.

Saat matamu menyapu pandanganku,
Kuabaikan dunia untuk tak lepas dari pandanganmu,
Dalam percakapan, kita menyusun dunia sendiri,
Tangisan hati kita, bersajak dalam kerinduan.

Disaat perhatianmu adalah sinar harapanku,
Aku merajut kenyamanan dalam senyummu,
Ketika kau dekat, dunia berubah seakan-akan,
Engkau menjadi pilar dalam kelana hati.

Namun, aku sadar, hatimu belum sepenuhnya milikku,
Meskipun hatiku telah bersamamu,
Aku menatap kenyataan seiring waktu yang berlalu,
Bahwa cintaku hanya tercipta untukmu.

Banyak mata wanita tertuju padamu,
Mengukir sosok yang sempurna dalam pandangan mereka,
Namun, aku punya keberuntungan lebih,
Bisa dekat denganmu, walaupun perasaan terpendam.

Rahasia hatiku, aku sembunyikan darimu,
Cinta yang tak terucapkan di setiap detik bertemu,
Aku tak ingin merubah keadaan ini,
Hanya ingin berdampingan, tak peduli arahnya.

Jika suatu hari, kamu rasakan dunia terlalu dekat,
Dan ku menjadi bayangan yang mengganggu hatimu,
Biarkan aku berjauhan, tak seberapa jauh,
Untuk menepis bayangan perasaan yang terpendam.

Jagalah dirimu, pujaan hatimu yang mulia,
Dan hatimu, yang memiliki keajaiban sendiri,
Biarlah ini menjadi sebuah kisah bisu,
Agar kamu tak terhimpit oleh ragu dan tanya.

Eksplorasi KataCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang