Dalam duka yang tak terucap
Ku rasakan getar hatimu yang rapuh
Mencoba hiasi senyum di wajahmu
Namun, reruntuhan cinta masih terpatri
Setiap usaha kuhempaskan pada angin
Seperti daun yang terbawa pergi
Hatiku mengerti getaran kehancuran
Namun, senyummu tak kunjung pulih
Dia, pelukis luka di dalam kalbumu
Meninggalkan jejak retak yang dalam
Aku di sini, membawa janji baru
Namun, sabar ini mulai pudar
Lelah, aku terdiam dalam senja
Mungkin waktu tlah tiba untuk berhenti
Dia adalah bayangan masa lalu
Aku adalah penerang masa depanmu
Hancurkan dinding yang membatasi
Biarkan cahaya mencelikkan kembali
Meski hati ini terasa terpukul
Namun, ku takkan menyerah begitu saja
Mungkin, cinta buta telah meliputi
Bayang-bayangnya terus menghantuimu
Aku cinta, tapi mungkin tak cukup
Mungkin, kebodohan tlah menyelinap dalam
Dalam lembayung kelam, aku menantimu
Hadirkan senyum pada wajahmu yang penuh beban
Biarlah cinta ini menjadi penyembuh
Atau biarkan kita membiarkannya pergi dengan angin.
KAMU SEDANG MEMBACA
Eksplorasi Kata
Poesia"Eksplorasi Kata" adalah sebuah kumpulan puisi yang mengajak pembaca untuk menjelajahi kekuatan dan keindahan kata-kata. Puisi-puisi dalam "Eksplorasi Kata" menggali berbagai tema, mulai dari cinta, kehidupan, alam, hingga perjalanan jiwa. Setiap pu...
