Dalam dunia persahabatan yang kusut,
Aku anggap kau sebagai penjaga rahasia hatiku,
Percaya lebih dalam dari teman-temanku yang lain,
Namun, persahabatan ini kau putuskan,
Demi sebab-sebab yang kelam.Masalah sepele diperbesar dengan lantang,
Alasan mengatakan aku pembohong,
Meski bohong itu terjalin untuk kebaikan kita,
Aku ungkapkan semua, namun kemarahanku kau pupuskan.Aku masih memegang erat benang persahabatan,
Meski kau putuskan dengan alasan yang remeh,
Kesalahpahaman kau biarkan menganga lebar,
Aku tahu, kau masih ingin bersahabat,
Namun, kekecewaan tersemat dalam perbuatanmu.Kau mohon lupakan masa lalu yang mendung,
Tapi keraguan masih berkecamuk di matamu,
Sindiran tentang masa laluku masih kau sandingkan,
Aku terdiam, memendam kata-kata di lubuk hati.Masa lalu terjalin tak sengaja,
Cinta berputar di relung yang sama,
Kau ungkapkan cintamu, ingin aku jaga kepercayaanmu,
Namun, terkejut saat kau menyebut namanya.Aku bungkam, tak ungkapkan rasa yang sama,
Tak ingin menyakitimu, aku selidiki lebih jelas darimu,
Namun, ketika kau tahu perasaanku,
Bisu dan sunyi kau arahkan padaku.Persahabatan pudar, senyum menghilang,
Kau berhenti bersapa, tatapan berubah dingin,
Dan aku sadar, kamu belum siap menjadi temanku,
Egoisme melingkupi makna sejati persahabatan.Aku bermimpi, kau teman terbaikku,
Namun, itu hanyalah ilusi yang belum terwujud,
Kamu masih terpaku pada egoismu,
Belum mampu mengartikan makna persahabatan.Aku berjanji, rahasiaku kututup rapat,
Masalah dan kesedihan, kusembunyikan sendiri,
Aku tersenyum di balik lapisan kepedihan,
Karena denganmu, persahabatan hanya senandung mimpi.

KAMU SEDANG MEMBACA
Eksplorasi Kata
Poesía"Eksplorasi Kata" adalah sebuah kumpulan puisi yang mengajak pembaca untuk menjelajahi kekuatan dan keindahan kata-kata. Puisi-puisi dalam "Eksplorasi Kata" menggali berbagai tema, mulai dari cinta, kehidupan, alam, hingga perjalanan jiwa. Setiap pu...