"Maaf karena aku tiba-tiba pergi tapi sungguh Wen aku melakukannya untukmu"
"Untukku?"
"Eoh.Aku melakukannya demi melindungimu"
Wendy diam,ia masih berusaha mencerna ucapan pria didepannya itu.
"Appamu mengancamku jika aku tidak bisa menjauh dari hidupmu maka sesuatu yang buruk akan terjadi padamu.Karena itulah aku memilih pergi daripada aku harus melihatmu terluka karenaku"
Wendy menghela napasnya panjangnya,otaknya tak bisa berhenti mengingat ucapan Suga hari ini dicafe.Ia bahkan masih tidak habih pikir jika ayahnya lah yang membuat hubungannya dan Suga hancur yang kemudian ia dipaksa menikah dengan pria yang bahkan tidak pernah ia harapkan menjadi suaminya.
Tapi Wendy berpikir lagi, percuma saja ia pergi menemui ayahnya meminta penjelasaan toh itu sudah menjadi masa lalunya dan sekarang ia hanya perlu fokus pada kehidupan pernikahannya dengan Mark tanpa memikirkan apapun yang terjadi dimasa lalunya.
"Wendy-ah..."
Suara Mark membuat Wendy tersadar dari lamunannya.Segera Wendy sedikit menggeser duduknya agar pria itu dapat duduk disampingnya.
"Kau belum tidur?"tanya Mark pelan.
"Aku tidak bisa tidur"jawab Wendy.
"Tidak biasanya kau tidak tidur setelah jam 1 malam.Apa terjadi sesuatu yang menganggumu?"
Wendy menggeleng pelan.
"Atau mungkin kau lapar??"
Lagi-lagi Wendy hanya menggeleng.
"Kau tampak memikirkan sesuatu.Kau tidak sedang menyembunyikan sesuatu dariku kan?"tanya Mark sedikit menoleh kearah Wendy.
Wendy menghela napasnya sejenak sebelum menatap kearah Mark.
"Dia kembali .. dia kembali Mark"kata Wendy.
Mark hanya diam lalu merengkuh tubuh Wendy kedalam pelukannya.Ia memeluk wanita itu dan menepuk-nepuk punggungnya pelan.
"Tenanglah"ujar Mark,ia paham jika Wendy pasti masih shock karena itu.
"Kau milikku sekarang,aku tidak akan membiarkan seorang pun menyakitimu.Aku tidak ingin melihatmu terpuruk lagi seperti saat pria itu meninggalkanmu"
Wendy hanya diam,ia memilih untuk menenggelamkan kepalanya didada Mark seraya memejamkan matanya.Ia merasa menemukan kenyamanannya setiap Mark memeluknya.
"Kajima"
Mark hanya tersenyum mendengarnya dan semakin menggeratkan pelukannya.
.
.
.
.
Paginya Wendy memilih untuk absen dari kerjanya,ia takut jika nanti tiba-tiba Suga datang ketempat kerjanya.Sebenarnya tidak hanya Wendy yang absen tapi Mark juga ia memilih absen demi menemani Wendy dirumah.
Selesai membersihkan rumahnya,Wendy memilih duduk santai disofa depan TV.
"Wen,masih capek?"tanya Mark tiba-tiba dan langsung mengambil tempat disamping Wendy.
Wendy menggeleng pelan."Tidak juga.Kenapa emangnya??"tanya Wendy balik.
"Mumpung belum jam 9,jogging yuk!"ajak Mark.
"Tumben,biasanya juga jam segini balik tidur lagi"kata Wendy menyindir sementara yang disindir hanya cengir tidak jelas.
"Udah ayok!"seru Mark langsung menarik tangan Wendy.
"Tunggu!"
Mark menghentikan langkahnya dan menatap kearah Wendy.
"Ada apa??"
KAMU SEDANG MEMBACA
HAPPINESS ✅
Fanfiction"Trust your heart and you will find your happiness"-unknown. Start 01/02/17 🔚 17/03/17 - HR - [141 in Short story (20/02/17)]
