"Kau lupa,dia adalah salah satu anak dari teman bisnis ayahmu Mark"
"Min Suga,ah tidak maksudku Min Yoongi.Dia adalah anak dari Min Yooseok,teman bisnis ayahmu dulu"
"Jadi maksudmu,dia datang ke acara itu mewakili ayahnya?"
"Mungkin,karena hanya dia anak laki satu-satunya keluarga Min.Ayahnya cerai dengan ibu kandungnya lalu menikahi wanita lain dengan kata lain dia punya adik tiri"
"Ah,ribet.Aku pusing memikirkannya nyoung"
"Kau tidak usah khawatir perusahaan akan bangkrut karena kontrak perusahaan kita dengan ayahnya sudah berakhir tiga tahun yang lalu"
"Baiklah,aku paham sekarang.Makasih infonya nyoung!"
.
.
.
.
"Wendy,tunggu!"
Langkah Wendy berhenti sejenak saat mendengar suara yang menyebut namanya,wanita itu menoleh kearah belakangnya.
Matanya mendelik saat tahu siapa yang tadi memanggilnya.
Dia adalah Suga.Entah kenapa pria itu bisa ada diacara yang diadakan oleh ayah Mark.
"Kita harus bicara Wen!"ucap pria itu lalu memegang tangan Wendy.
Ingin Wendy menarik kembali tangannya tapi terlambat,Suga sudah keburu membawanya pergi menjauh dari acara gala dinner itu.
Disisi lain,Mark yang baru saja kembali setelah menelfon Jinyoung terkejut saat ia tidak menemukan Wendy ditempat dimana wanita itu menunggunya tadi.
"Arghh!"
Dengan perasaan khawatir dan cemas,Mark langsung berlari menyusuri taman itu guna menemukan sosok Wendy tapi hasilnya nihil.Kini Mark beralih menghubungi Wendy.
Menyambungkan.
Tidak ada jawaban.
Perasaan Mark makin tak karuan,ia khawatir jika Suga membawa istrinya pergi entah kemana dan melakukan hal yang buruk pada wanita itu.
"Pria itu! Aku akan menghajarnya saat ketemu nanti"ujar Mark geram lalu pergi mencari Wendy yang entah dimana.
.
.
.
.
Mobil sedan hitam itu melaju membelah jalanan kota Seoul yang mulai lenggang karena waktu sudah menunjukkan pukul 1 pagi dini hari.
"Kau mau membawaku kemana?"tanya wanita yang duduk disamping kursi kemudi.
"Kau nanti juga tahu Wendy-ah"jawab pria yang sibuk melajukan mobilnya.
Wendy bungkam.Ia hanya memperhatikan wajah pria yang sedang mengemudikan mobil yang ia tumpangi.
"Kau semakin kurus.Apa kau hidup dengan baik?"tanya Wendy dengan suara lembutnya.
Suga hanya tersenyum lirih seraya melirik kearah Wendy sejenak sebelum kembali fokus pada jalanan didepannya.
"Apa aku terlihat baik-baik saja?"
Wendy hanya menggeleng.
"Tidak.Aku tahu kau pasti juga menderita selama ini.Tapi itu bagus,anggap saja itu hukuman karena kau mencampakkanku"
Suga hanya tertawa pelan mendengarnya.
"Kau masih marah padaku Wen??"tanya Suga.
Wendy menganggukan kepalanya.
"Tapi kenapa kau mau aku ajak pergi sekarang? Kau tidak khawatir suamimu mencarimu?"tanya Suga lagi.
Wendy diam,pandangannya lurus menatap jalanan didepannya.Jujur,ia sangat mengkhawatirkan tentang Mark yang pasti cemas mencarinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
HAPPINESS ✅
Fanfiction"Trust your heart and you will find your happiness"-unknown. Start 01/02/17 🔚 17/03/17 - HR - [141 in Short story (20/02/17)]
