Sesuai ide dari kakak-kakaknya dan sebagai adik yang baik dan penurut Wendy akhirnya mau pergi tentu saja ia tidak sendirian melainkan dengan Mark.
"Kalian berdua satu mobil kan?"tanya Taemin.
"Bukankah dimobil kalian masih cukup? Suruh Krystal unnie naik mobilnya sendiri!"jawab Wendy.
Ia sedikit malas jika harus satu mobil dengan Mark.
Krystal yang sudah duduk dibangku penumpang dimobil Taemin dengan Jongin langsung membuka kaca mobilnya.
"Hei! Jangan bawa-bawa nama unniemu! Lagian Mark juga bawa mobil kok"seru Krystal.
"Udah lah Wen,naik aja nanti kita kesorean sampe sana"sahut Naeun.
Wendy mendengus pelan dengan sedikit terpaksa ia masuk kedalam mobil Mark.
"Maafkan dia ya Mark.Wendy memang childish kadang"ujar Naeun pada Mark.
"Tidak apa-apa kok.Dia lucu kalau lagi bete kaya gitu"kata Mark yang bikin kakak-kakak Wendy senyam-senyum tidak jelas.
"Hei,cepatlah!!"teriak Wendy dari dalam mobil.
"Pergilah! Nanti kita ketemuan dipintu masuk!"ujar Naeun.
Mark sedikit berlari menuju mobilnya.Setelah duduk dikursi kemudi,ia melirik kearah Wendy yang mempoutkan bibirnya dengan tangan yang disilangkan didepan dadanya yang menurutnya menggemaskan itu.
"Jangan menatapku! Jalankan saja mobilnya!"seru Wendy yang sadar jika Mark tengah menatapnya.
Mark yang kena gep itu pun langsung menyalakan mesin mobilnya dan mengikuti pelan-pelan mobil kakak-kakak Wendy yang sudah terlebih dulu jalan.
"Kau tadi tidak mengatakan apapun pada unnieku kan?"tanya Wendy.Ia penasaran kenapa tadi Naeun dan Krystal senyam-senyum saat bicara pada Mark.
Mark tengah fokus menyetir itupun menoleh sejenak kearah Wendy.
"Aku tidak mengatakan apapun"jawab Mark.
"Bagus deh! Setidaknya mulutmu itu tidak bocor!"kata Wendy.
"Apa kau takut jika aku cerita tenㅡ.Akhh! Hei!"Mark sedikit meringis kesakitan saat Wendy mencubit lengannya.
"Sudah kukatakan jangan membahasnya!"bentak Wendy.
Mark tertawa kecil mendengar Wendy membentaknya.
"Aku hanya bercanda.Kenapa kau serius sekali huh?"
Wendy hanya diam.Ia terlanjur kesal pada pria itu.
"Lain kali jika kau tidak suka jangan mencubitku tapi berikan sesuatu dibibirku!"
Wendy langsung melirik tajam kearah Mark.Bisa-bisanya dia mengatakan hal itu pada Wendy.
Mark merinding setelah Wendy menatapnya seperti itu.
"Kau lebih menakutkan daripada bayanganku!"
.
.
.
.
Butuh waktu setidaknya dua jam lebih untuk ditiba di Theme Park Everland.Dua pasangan yang sudah menikah itu tiba lebih dulu dan tengah menunggu Mark dan Wendy didepan pintu masuk.
"Kenapa mereka lama sekali huh? Dingin pula"ujar Krystal yang kedinginan (krn masi winter season) dan terus menggosok-gosok tangannya.
Jongin yang melihat istrinya kedinginan itu pun langsung reflek memeluk tubuh Krystal dari samping dan ikut menggosok-gosok telapak tangan Krystal.Tindakan gentle Jongin itupun membuat siapapun yang melihatnya merasa iri.
"Apa masih dingin?"tanya Jongin lembut.
Krystal hanya menggeleng pelan lalu tersenyum kearah Jongin dan pria itu pun membalas senyumnya lalu mengecup kening Krystal.
KAMU SEDANG MEMBACA
HAPPINESS ✅
Fanfiction"Trust your heart and you will find your happiness"-unknown. Start 01/02/17 🔚 17/03/17 - HR - [141 in Short story (20/02/17)]
