xlvi

1.7K 62 0
                                        

dulu,
ketika kau tersenyum,
sudut bibirku pun ikut naik secara langsung.
ketika kau tertawa,
gigi ku tak segan-segan memamerkan senyum manisnya.
ketika kau menciumku,
kupu-kupu seraya berterbangan bebas di dalam perutku.
ketika kau memelukku,
medan magnet diantara kita terasa sangat kuat.
ketika kau mengatakan sayang padaku,
pipiku bersemu merah dan malu walau hanya untuk melirikmu.

namun,
ketika sekarang kau melakukan itu,
dengannya,
mengapa hanya sakit yang kurasakan?

aku, kamu, (tanpa) kita.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang