lagi-lagi langit gelap,
padahal tadi sedang terik-teriknya.
semakin lama semakin deras,
padahal sudah ditahan hingga sakit yang tak bisa dijelaskan.
322 hari sudah terlewatkan,
namun nyatanya perasaan ini masih sama.
semuanya masih seperti baru,
bahkan setiap detiknya pun masih terbayang jelas di benakku.
KAMU SEDANG MEMBACA
aku, kamu, (tanpa) kita.
Poesíahanya ada aku, kamu, dan yang sebenarnya terjadi adalah, tak pernah ada kata kita diantara hubungan ini.
