Hampir Sempurna

35 1 0
                                    

Persiapan pernikahan sudah dilakukan, baju, gedung, bahkan urusan makanan disiapkan oleh para orang tua. Bahkan minggu ini jadwal mereka akan foto Pre-Wedding karena sekitar sebulan lagi mereka akan resmi menjadi pasangan suami-istri. Kezia dan Reza, mereka sudah semakin dekat, saling mengenal satu sama lain dan saling menerima kekurangan pasangan mereka itulah cinta.

Keraguan seakan sudah tehapus oleh rasa yakinnya, Keiza sudah menerima Reza sebagai pasangannya tanpa memikirkan masih adakah Doni dalam hatinya. Ia sudah bertekad untuk hidup meninggalkan masa lalunya dan hidup bahagia dengan Reza dimasa depan. Setidaknya itulah yang dapat membuat keluarganya bahagia.

"Kayanya asik ya kalo kita nanti pindah ke Bandung" ucap Reza yang sedang menyetir mobilnya dengan ditemani suara indah calon istrinya Keiza melalui telepon genggamnya yang sudah disambungkan pada earphonenya.

"Kenapa ?" tanya Keiza

"Biar sepi, gak macet, gak cepet stress"

"Bandung sama Jakarta sekarang hampir sama, dimana-mana macet"

"Biarin, yang penting kita nanti tinggal diBandung"

"Tapi orang tua kamu emang ngebolehin ?"

"Pastilah, ngapain ngelarang-larang coba"

"Tapi... gak jadi deh. Ya udah, kamu nyetir aja yang bener. Bye !" Keiza menutup teleponnya lebih dulu dengan meninggalkan rasa penasaran pada Reza.

"Ini adalah tipe apartemen yang paling besar pak disini, bahkan di kota ini" ucap seorang wanita berpakaian rapi. Reza sedang melihat-lihat apartemen yang rencananya akan menjadi kejutan untuk Keiza setelah mereka menikah. Tentu masalah uang ia tak hiraukan karena agensi bodyguard-nya sekarang sedang naik daun dan cukup menghasilkan sekarang. Bahkan ia berencana untuk membuka cabang di bandung dan di beberapa kota lainnya.

Tok...tokk.. suara ketukan pintu apartemen Keiza berbunyi. Ia heran kenapa orang itu tak memencet bel saja. Keiza membukakan pintunya dan melihat Reza sudah ada didepan pintu dengan bucket bunga yang sangat besar. Tentu Keiza terkejut karena tak biasanya Reza membawakannya bunga, ia tak seromantis ini sebelumnya.

"Ada apa ini ?" tanya Keiza yang menerima bucket bunga itu dan langsung menaruhnya di ruang tamu.

"Hanya ingin" jawab Reza yang langsung menidurkan dirinya disofa Keiza tanpa permisi, Keiza pun tak melarangnya, tak mungkin ia melarang calon suaminya sendiri tidur dirumahnya. Ia langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan minum untuknya.

"Udah makan ?" tanya Keiza dari dapurnya

"Belum... tadi pagi aku langsung kesini" jawab Reza yang sudah memejamkan matanya.

"Salah sendiri kenapa gak makan dulu" ledek Keiza yang sudah membawakan teh lemon hangat untuk calon suaminya.

"Kan mau ngerasain masakan calon istri"

"Lagi males ah.. kan hari ini libur. Bikin aja sendiri" ucap Keiza yang duduk di sofa lainnya dan santai menonton TV tanpa menghiraukan Reza yang merengek meminta dibikinkan makanan ia serius menonton Infotaiment yang ditayangkan di TV. Infotaiment itu sedang membicarakan hubungan misterius Model yang bernama Rossa Park yang kabarnya sedang dekat dengan seorang pengusaha. Rossa Park adala salah satu model yang dinaungi oleh manajemen kakaknya, Doni, tentu ia tertarik dengan ini.

"Kamu tahu Rossa ?" tanya Keiza pada Reza

"Taulah... pacarnya aja tahu" ucap Reza

"Tau darimana ?"

"Pacarnya sahabat aku, kamu juga pasti tahu siapa orangnya"

"Emang siapa ?" tanya Keiza yang semakin penasaran

My Brother, My XTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang