Alma POV
Sudah tiga hari semenjak aku menerima tantangan dari Slenderman untuk melawan semua anggota terkuat. Aku harus melawan Toby. Dirinya terkenal dengan sebutan Ticci-Toby, sebutan yang aneh menurutku.
Aku sudah mempersiapkan semua hal agar bisa melawan Toby, dia menggunakan kapak yang merepotkan, aku tidak bisa hanya mengandalkan pisau, tetapi untungnya aku mencuri pedang ini. Sebenarnya pedang ini cukup keren, sama seperti pedang katana pada film Blade sang pemburu vampire.
Jika kalian bertanya di mana aku sekarang, aku sedang berada di dalam toko pakaian distro atau entah apalah itu. Aku disini ingin mencari beberapa pakaian yang keren, aku mulai bosan disangka sebagai Jeff terus-menerus, jadinya aku harus merubah gayaku. Dan soal penjaga tokonya, dia sedang menikmati rasanya kehilangan nyawa, hehe..
Setelah beberapa lama, aku menemukan kombinasi pakaian yang pas, aku memakai kaus putih polos, yang ditutupi dengan jaket kulit hitam, lalu dipadukan dengan celana jeans hitam, cukup keren menurutku, apalagi ditambah dengan katana yang berada dipunggungku, aku terlihat seperti Kaneki dalam Anime Tokyo Ghoul. Bedanya aku berambut hitam.
"Hmm.. Sudah saatnya aku kembali", pikirku, karena memang aku sudah cukup lama di toko pakaian yg buka cukup larut ini.
Meanwhile di mansion...
Ben :"Hey Toby, wassup kau terlihat gelisah? "
Toby :"Yah.. Aku sudah tidak sabar untuk membungkam mulut besar anak baru itu, tidak peduli dia bisa membuat Slenderman seperti itu, dia hanya beruntung"
Ben :"Tadinya aku berpikir seperti itu, tetapi aku mengetesnya sedikit"*evilsmirk*
Toby :"Tes?, Tes apa? "
Ben :"Saat aku, Jeff, E.J , dan Alma sedang hunting, dia memilih rumah mewah, dan di rumah itu terdapat beberapa CCTV, aku memakai kekuatanku untuk masuk ke dalam CCTV dan mengirim rekaman itu secara Live ke kantor polisi terdekat, dan kau tau? Dia berhasil lolos.. dengan membunuh hampir semua polisi itu"
Toby :"Oh.. Biasa saja, by the way.. Bisa tidak kau pergi, aku ingin sendiri dulu"
Alma POV
Hmm.. Keadaan mansion begitu sepi, tapi terserahlah.. Aku harus melawan Toby sekarang, hasrat ini sudah tak tertahankan lagi.
Segera aku memberi pesan telepati untuk Slenderman selagi aku berdiri di depan pintu kantornya. Mengapa? Karena aku ingin berusaha menghormati pimpinan.. Itu saja.
"Hei.. Slendy, aku ingin melawan Toby, SEKARANG", pesanku saat bertelepati dengan sedikit ditekankan pada akhir pesan
"Masuklah Alma, aku tau kau di depan kantorku", ucapnya di kepalaku
Segera kubuka pintu kantor Slenderman, dia sedang duduk dan menatapku.. Entahlah, aku merasa aneh saat menganggap ia menatapku, ia bahkan tak punya mata dan aku tak tahu ekspresinya sekarang karena muka ratanya itu.
"Kau tahu kan jika aku bisa membaca pikiran? ", ia memulai pembicaraan
"Tentu aku tau, hehe.. ", ucapku sambil merinding
"Hm.. Alma, aku telah menentukan di mana kalian akan bertarung, kalian akan bertarung di tanah lapang dekat dari mansion ini", lanjutnya
Shit aku tidak bisa menggunakan unsur kejutan dari teleportasiku jika bertarung di tempat terbuka
"Apa kau takut? Ku kira kau orang yang tak kenal takut", ucapnya dengan nada yang cukup membuat merinding
"Semua orang memiliki ketakutan Slenderman", balasku sambil menunduk, rasanya sangat sedih jika mengingat keluargaku
KAMU SEDANG MEMBACA
Psychopath Life
FantasíaMungkin kalian pernah berpikir bahwa menjadi Psychopath adalah hal yang menyenangkan/menantang, kalian akan merasa bebas yah...merasa bebas... Weh... authornya terlalu mendramatisir xD Stay toon guys xD
