Mereka bertiga udah balik dari emak, jam istirahat masih ke sisa 4 menit.
"AYANGGG" panggil Sehun ketika melihat pacarnya lagi buang sampah di depan kelas. Kelas XI IPS 2 melewati X IPA 2.
Hayi yang mendengar pacarnya berteriak riang hanya melengos. Sumpah Kak Sehun itu cakep banget tapi pecicilannya itu loh yang bikin Hayi malas.
"Darimana? Ngerokok lagi ya!!!" Hayi bertanya ketus.
Mino sama Piyo duduk di tangga nungguin Sehun pacaran. Kalau udah gitu banyak yang sunkan mau lewat. Mino itu pendiem, sekalinya ngomong kadang ketus. Jadi banyak yang takut.
"Dosa apa cogan selalu difitnah begini??!" Tanya Sehun ke arah Mino sama Piyo.
"Sehun abis rokok 2 tadi dek," Mino ngompor. Tuhkan Mino itu cuma luarnya aja serem, dalamnya bobrok kalau udah kenal. Piyo ketawa ketawa aja sambil sibuk chat.an sama someone.
Mata Hayi melotot tajam ke arah Sehun. Batin Sehun misuh-misuh karena fitnahan Mino tapi wajahnya berubah jadi licik ketika melihat.....
"JISOO SINII!!" teriak Sehun lantang.
Sehun siap balas dendam.
Jisoo dan Jennie yang baru balik dari kantin mau masuk kelas gak jadi karena dipanggil Sehun. Mereka berdua mengahampiri Sehun dan Hayi yang lagi mojok.
Mino masih santai karena dia pikir Sehun cuma mau manggil Jisoo minta jajan kaya biasanya.
"Apa kak??" Tanya Jisoo ketika udah di deket Sehun sama Hayi.
"Yi nih ultra lo," Jennie memberikan titipan Hayi. Hayi menerimanya dengan senang hati, tapi wajah Hayi berubah masam lagi saat berhadapan dengan Sehun.
"Chu tau gak Abang lo sama Ire-"
Mino yang mendengar Sehun mulai bocor langsung meloncat dari duduknya dan memiting kepala Sehun ganas.
"TAU KAK TAU!!!" Jisoo heboh sendiri.
Mino sedikit gelagapan, "Heh tau apaan dek? Lo juga nyet jangan gosip!!" Mino melepas pitingan tangannya.
"Lo yang fitnah gue duluan nyet !!" sehun menyeringai licik. ", percaya sama aku ay. Kita bertiga lagi belajar berhenti ngerokok. Eh tadi Jisoo tau apaan???" tanya Sehun menggoda Mino lagi.
"DEK!!" peringat Mino tegas.
"Kak Irene sama abang nonton film india berduaan kak tengah malem, mereka berdua berbagi selimut juga eaaakkkk," emang dasar mulut Jisoo rombeng.
"CIYEEEEEEEE," seru Sehun, Piyo barengan. Tak lupa Jennie sama Hayi juga ikutan bersorak. Mereka heboh sendiri di bawah tangga. Cuma Jennie, Hayi, Bobby, Sehun, Piyo dan Irene yang tau hubungan siblings Mino-Jisoo. Yang lain malah nganggap Mino-Jisoo pacaran. Soalnya sering berduaan.
"ugghhhh rahul sama anjeli," Jennie berkomentar.
"rahul sama tina dong," timpal Hayi.
"Ini teh arjuna sama drupadi." Saut Piyo.
"Bacot!!!" Mino keki sendiri dan ngeluyur pergi duluan.
**
"Mak, lo gwenchana?" tanya Chaerin ketika mereka berempat lagi makan di kantin. Chaerin ngerasa Irene hari-hari ini lagi galau, tapi gak tau galau in apaan.
"O-owh-h Its oke, gue cuma lagi laper." Gagap Irene.
"Tapi kok gue kenyang ya rene??" Saut Wendy gak penting.
"Ya pliss wewen, lo abis bakso 5 sama separo mie ayam gue lo makan, mau gak kenyang dari jonggol???!!!!" Sewot Krystal.
Chaerin terkikik geli, kadang diantara mereka emang gak ada yang waras.
"Chae ada kak simon chae," Krystal tiba-tiba berbisik.
"Ya salam kak Simon emang cocok ya sama kak Meri," Irene dengan polosnya berbicara lancar.
Muka Chaerin udah keburu mendung, tapi gak jadi karna dia ngerasa ponselnya bergetar menandakan ada chat masuk.
"Chaerin keknya udah move on deh. Pesona kak Simon udah gak mempan." Wendy mengerutkan kening ketika melihat Chaerin malah asyik bermain ponsel.
"Apaan," dengus Chaerin.
"Wah lancar nih sama anak IPS, gue aja uda jadian sama Kai." Bangga Krystal. Ini anak cepet banget move on nya.
Chaerin cuma menyeringai.
"What the... Kai yang anak dancer itu??" Irene bertanya polos.
"Yoi lah mak, gue mau serius sama dia. Soalnya gue sama dia cocok dan gue udah kenal dia dari kelas sepuluh." Jawab Krystal.
"Syukurlah ital tobat. Btw terus lo sama Maiinoo gimana mak?" Wendy kepo.
"Hah? Gak gimana-mana wen. Gue gak cabut kelas, jadi ya gak pernah ngobrol." Ujar Irene berbohong. Padahal aslinya dia lagi menghindari Mino supaya gak makin bapeerr.
Irene cuma cerita dia kenal Mino karena kalau cabut 'kadang' ketemu tapi gak ngobrol. Cuma kenal aja. Sama-sama tau nama. Padahal mah.....
"Hai Rene." Seorang cowok tiba-tiba menyapa Irene.
***
Kelas XI IPS 2 lagi jam kosong. Pak Sean mendadak ada rapat bersama komite sekolah. Kelas ini menjadi heboh tapi segera menjadi sepi kembali mengingat sekarang ada Mino lagi stay di kelas.Kesempatan ini digunakan Mino buat tidur sambil menyumpal telinganya dengan headshet.
Yang lain pada mingkem, mereka sibuk sendiri-sendiri. Ada yang berbisik-bisik menggosip, yang pasti itu cewek. Ada sekelompok cowok yang lagi diem mojok gak tau nonton apaan, terus yang pinter-pinter lagi baca buku, ada yang ngegame tanpa berisik. Kelasnya pokok tenang sampai kedatangan si ketua kelas Seungyoon William nenteng gitar.
Seugyoon langsung menuju blok belakang. Deretan brandalnya XI IPS 2.
Dia ini ketua kelas tapi berandal juga.
Sehun sama Piyo lagi pada sibuk sama ponsel mereka sendiri-sendiri, aslinya tadi mereka mau cabut. Tapi Mino gak cabut mereka ya gak jadi cabut.
Mino sedikit terusik tak kala bangku di sampingnya terisi seseorang. Kalau udah gini gak mungkin dia bisa tidur.
Aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku meski kau tak cinta.. kepadaku
Beri sedikit waktu biar cinta datang karna telah terbiasa..Semua noleh ke arah Seungyoon, lebih tepatnya sebelah Seungyoon. Mereka kompak tertegun apalagi cewek-ceweknya,
Seungyoon main gitar sedangkan Mino yang nyanyi sambil menikmati petikan gitar Oyon.
"Kurang gercep lo nyet, kalau udah gini sok galau." Umpat Sehun
Iya Mino galau, tadi dia dikirimin Bobby whatsaapp foto Irene di kantin lagi sama cowok.
"GANTI YON!! ARMADA - BUKA HATIMU,!!" Mino berteriak.
"Lo mah pantesnya Nano-Sebatas Mimpi!!" Sehun mencibir,
"Satu-satu cuy, jreeenggg buka hatimu....."
"IKUTAN WOY GUE KALAU INI, SUSAH BANGET PDKT SAMA YANG Lagi GAMON!!" Piyo langsung melompat ke arah Seungyoon dan duduk diatas meja.
"SEHINGGA DIRIKU BISA MEMILIKIMU, BETAPA SAKITNYA AAAA BETAPA PERIHNYA HATIKUU SELALU DIRIMU TAK MENGANGGAPKU ADA,"
iya itu suara Mino, kalau udah gini semua gak jadi kicep malah bersorak karna jarang-jarang Mino ngalay-

KAMU SEDANG MEMBACA
WE BELONG TOGETHER
Fanfiction[BEBERAPA PRIVATE] "Lah lo masih BISA ngomong ya" - IRENE "Berisik!!" - MINO