Ferra berbalik membelakangi Gazza dengan tangis sesunggukan dan napas yang tersenggal-senggal. Pengelihatan Ferra terganggu dengan air mata nya lalu di tambah dengan matanya yang panas membuat nya harus pergi dari tempat itu dengan pelan-pelan dan berharap tubuh nya kuat untuk berjalan ke kelas nya.
Gazza menghela napas di tempat nya. Kenapa masih terasa sangat sakit? Gazza harus benar-benar menahan diri untuk tidak memeluk Ferra saat cewek itu menangis. Rasanya perih melihat Ferra menangis sesunggukan di hadapan nya tanpa bisa memeluk dan mengusap punggung cewek itu.
--
Gazza berdecak kesal, ia terpaksa menghentikan game nya karna suara risih menggangu fokus nya.
"Bangsat!"
"Ada apaan si?" tanya Gazza, menghentikan salah satu murid yang ingin keluar dari kantin.
"Eh lo nggak tau? Gw kira tau." ucap cowok di hadapan Gazza.
"Kalo gua tau, gua nggak bakal nanya ke lo bambang."
"Oh sorry deh, noh si Ferra mantan lo pingsan di toilet."
KAMU SEDANG MEMBACA
FERGA
Novela Juvenil••••• "Balikan sama gue, gak ada penolakan!!" -Gazza- "Gue cape friendzone sama lo, jadi pacar gue ya?" -Raga- ••••• Ferra Atusyha Amanda merasa di permainkan dengan sifat Gazza Radithya Winata yang seolah memainkan nya seperti boneka. Seminggu yang...
