Double K - 2

941 74 9
                                        


"He is a cold guy, he never try to be nice because he just do what he really want to do. At least, that's what people say. But, did they know if he never deny my wish?"

•Double K•

Mobil yang Keanu kendarai akhirnya tiba di parkiran sebuah mall. Hari ini rencananya ia dan Kinan akan menonton film yang baru beberapa hari ini ditayangkan. Kalau saja bukan karena ancaman dan segala bujuk rayunya Kinan, Keanu tak akan pernah menyetujui ide untuk pergi ke mall selepas pulang sekolah langsung. Atasan merekapun hanya dilapisi hoodie yang memang selalu tersedia di mobil Keanu, jadi identitas mereka sebagai anak SMA tidak bisa disembunyikan 100% karena bawahan abu-abunya yang masih sangat jelas terlihat.

Memang semenjak Keanu kembali kesini kurang lebih delapan bulan lalu—Kinan sendiri saat itu duduk di bangku kelas sepuluh semester dua—setelah beberapa tahun ia sekeluarga pindah dan menetap di Australia, orang tuanya dan orang tua Kinan sepakat untuk menyuruh mereka pulang-pergi sekolah bersama. Jarak rumah mereka yang hanya menempuh perjalanan kurang lebih sepuluh menit membuat para orang tua juga menguatkan argumen mereka tentang keputusan itu. Jadi Keanu dan Kinan hanya bisa menurut, lagipula mereka juga berteman sejak kecil dan itu memudahkan bagi keduanya untuk berkomunikasi walaupun dalam percakapan mereka Kinanlah yang lebih mendominasi.

Mereka berjalan bersisian memasuki mall, Keanu hanya diam sambil menatap sekitar dengan tatapan bosannya yang sangat kontras dengan ekspresi excited Kinan. Oh, yang benar saja! Kapan cewek itu tidak excited untuk hal-hal remeh semacam ini? Padahal dibanding membuang waktu di mall, Keanu lebih memilih membaca buku ensiklopedi atau latihan renang di rumahnya. Bukankah itu lebih bermanfaat? Ya, tapi Kinan tetaplah Kinan si kepala batu yang dilestarikan dari zaman batu tua. Ia mengancam Keanu akan mengadukan ke Nuki—ibunya Keanu—bahwa Keanu pernah membiarkannya pulang sendirian beberapa waktu lalu. Serta masih ada tuntutan-tuntutan lain yang akan Kinan ajukan pada Keanu yang bahkan kejadiannya terjadi saat mereka belum memasuki taman kanak-kanak. Jadi lebih baik Keanu memilih mengiyakan saja dan merelakan beberapa jam berharganya terbuang sia-sia bukan?

"Nu, ih! Lo dengerin gue ngomong gak sih? Sampe berbusa gini gue jelasin tapi lo tetap gak excited? Ckck.." habis sudah kesabaran Kinan ketika mendapati Keanu hanya sekedar bergumam samar menanggapi penjelasan menggebu-gebunya tentang film yang akan mereka tonton kali ini. Mungkin sejak mereka keluar dari sekolah tadi Kinan bersabar akan sikap acuhnya Keanu, tapi jangan kira untuk selamanya! Hoho, Kinan bukanlah Tuhan yang maha penyabar.

Keanu menatap Kinan tanpa guratan emosi apapun di wajahnya, tipikal Keanu sekali. "Iya, akhirnya sadar juga.."

Jawaban lugas dari Keanu itu sukses membuat dahi Kinan mencetak kerutan-kerutan kecil di sana, matanya menyipit sesaat sebelum akhirnya ia berdecak kesal beberapa kali. Siapa yang bilang Keanu itu keren, hah? Membuat darah tinggi sih iya!

"Yaudah, mending balik!" Sahut Kinan ketus yang juga mengandung unsur sinis di dalamnya. Ia segera berbalik arah untuk menuju pintu dimana mereka memasuki mall ini tadi.

Merasa tak ada jawaban dari Keanu, Kinan menoleh ke belakang dan mendapati Keanu hanya menatapnya seperti biasa. Baru saja ia akan protes ketika tangan besar Keanu meraih pergelangan tangannya dan membawa Kinan ke arah eskalator yang terletak tak seberapa jauh dari mereka. Kinan membisu, namun dalam hati ia bersorak senang. Kalau sudah seperti ini bisa dipastikan 100% bahwa Keanu secara tidak langsung telah menyatakan menyerah untuk memprotes keputusan Kinan.

Setelah membeli tiket dan kebetulan mereka langsung masuk ke studio karena sengaja mengambil jam terakhir yang dekat dengan waktu mereka datang, Kinan serta Keanu sudah hanyut ke dalam alur cerita itu. Oke, jujur Keanu tidak menyesal membuang waktunya setelah menyaksikan sendiri film ini. Karena filmnya memang benar-benar bagus, hanya saja cara Kinan mempromosikannya yang sama sekali tidak menarik. Bayangkan saja, Kinan mempromosikan film ini menggunakan penjelasan berbelit-belit serta memakai perbandingan dengan film-film yang menurut Keanu tak layak sebut, jadi wajar saja Keanu tidak tertarik.

Double KTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang