(A/N) : Maaf kalau updatenya kelamaan ^^ sibuk bantu orang tua bekerja dirumah dan baru selesai tatakae sama buku matematika dan alhasil gaada yang masuk di otak TwT...
Enjoy minna ^_^
Jean POV
Aku sedang ditaman bersama dengan Eren dan Connie. Cacing pita yang sedari tadi berpesta pora di dalam perutku, membuatku hanya bisa diam dan tidak berkata apa-apa. *Kalo lu ngomong, namanya bukan diam*
"Jean? Kau kenapa?" Tanya Connie
"Apa kau sedang memikirkan Mikasa, Muka Kuda?" Tanya Eren
"Shut up! Dasar Bocah Titan! Aku tidak memikirkan Mikasa. Dan untuk yang ke 100 kalinya, namaku Jean, bukan Muka Kuda." Kataku dan wajahku memerah seketika
"Oh! Mukamu merah. Jean, sejujurnya aku tidak rela mengatakan ini tapi..." Eren menggantung kata-katanya
"Tapi?" Tanya aku dan Connie bersamaan
"Tapi, Levi heichou pun sudah mengatakannya."
"Mengatakan apa?" Tanyaku
"Mengatakan bahwa mukamu memang mirip kuda lah, Jean. Jadi, sabar saja." Katanya sambil tertawa. Connie? Jangan tanya, si botak itu sudah tertawa terlebih dahulu. Bahkan sekarang dia sedang berguling-guling di tanah mirip cacing kepanasan (?) atau mungkin dia adalah salah satu kerabat mereka.
-Meanwhile Levi, dia sekarang tiba-tiba bersin di sela-sela rapatnya dengan para higher ups di dalam ruangannya-
"Kupret kau Eren! Tapi, apa benar heichou berkata seperti itu?" Tanyaku lagi
"Iya. Dia mengatakannya saat sahur tadi. Masa kau tidak mendengarnya? Apakah sekarang telingamu menjadi tuli? Jean si horseface." Ledeknya
"Heh! Untung sekarang bulan puasa. Kalau tidak, sudah kubunuh kau."
"Coba saja!" Kata Eren sambil menjulurkan lidahnya
Levi POV
"Itu saja yang ingin kau sampaikan, Erwin?" Tanyaku
"Ya. Kita harus berterima kasih kepada para cadet yang sudah membantu kita untuk membersihkan markas kita selama puasa." Kata Erwin
Flashback
Aku sedang rapat diruanganku bersama Erwin, Hanji, Mike, dan Nanaba. Disini Erwin ingin mengatakan sesuatu yang penting.
"Baiklah. Aku ingin mengatakan kalau si clean freak ini sudah membuat para cadet kerja rodi membersihkan markas kita dari hari pertama puasa." Katanya
"Tch! Oy, kau jangan menyebutku clean freak dasar komandan Alis Tebal."
"Jangan memanggilku Alis tebal! Dasar clean freak!"
"Helow! Situ gak nyadar ya?! Alis tebel kayak ulat bulu gitu."
"Situ juga gak sadar ya? Kalau kau itu maniak kebersihan. Sampai-sampai diruanganmu itu isinya alat pembersih semua?!"
Keributan itu membuat rapat tertunda. Hanji yang duduk di sebelahku tertawa dengan sangat keras.
"Heichou, komandan, tenanglah. Apakah kalian tidak ingin menyelesaikan rapat ini dengan-"
"DIAM KAU NANABA!" Teriakku dan Erwin bersamaan
Nanaba dan Mike kaget *matte, kenapa kau juga shock, Mike?*. Nanaba yang sedari tadi hanya melihat kami berdua berkelahi, akhirnya angkat bicara. No, lebih tepatnya dia memarahi kami seakan dia adalah Ibu kami.
KAMU SEDANG MEMBACA
Scouting Legion (AoT) Story
Hayran KurguCerita ini termasuk cerita humor, action, mellow, dan gaje... Don't forget voment ya ^^ ©Hajime Isayama - kun ®Happy Reading All ^^ ®Enjoy ^^
