TD 12 Regina??

6.9K 260 6
                                        



Gaun putih gading yang sangat indah,Regina menatap tidak percaya pantulan dirinya dicermin.

Dua hari lalu Steve melamarnya di Bathtub,tepatnya memaksanya menerima lamaran.

Mereka menghabiskan waktu seharian diruang kerja Steve setelah Sarapan.
Pria itu menceritakan alasan menculiknya,berbulan-bulan menyelidikinya yang kemudian menemukan kenyataan jika Regina tidak bersalah setelah perlakuan kasarnya.

Dan untuk pertama kalinya Regina mengetahui nama asli pria yang hampir menjebaknya dulu.
Jason!!
Dia bersumpah tidak akan melupakan nama itu.
Tapi entah kenapa nama itu terdengar familiar,tapi Regina tidak bisa mengingat nya.

Regina hampir tidak percaya dan sempat marah pada saat Steve mengembalikan ponselnya,tanpa barang-barang nya yang lain dengan alasan 'sudah dibuang,dan sudah memenuhi semua kebutuhan pakaian Regina dengan yang lebih pantas'.
Benar-benar arogan dan egois!!

Dan dengan santai pula dia menjelaskan sudah ijin dengan bosnya untuk pengunduran dirinya karena akan menikah,mungkin ini lah yang dimaksud dengan simuka datar dengan 'sudah kami urus'.

Entah mau taruh dimana mukanya jika  sampe bertemu boss nya,dan berharap tidak akan bertemu.

Dengan lancang pula Steve menghubungi adik satu-satunya Regina yang tinggal lain kota,memperkenalkan diri sebagai calon suami.
Entah bagaimana dia bisa menemukan adiknya Regina padahal Regina sendiri jarang berkomunikasi dengan adiknya,karena Regina tidak ingin membuat adik laki-laki nya mengkhawatirkan nya.

Malam nya setelah makan malam Steve memberitahukan nya akan keluar karena ada urusan mendadak.

Untuk kali pertama Regina tidak dikunci dalam kamar.
Walau Steve tetap berpesan tepat nya mengancam untuk tidak keluar dari Penthouse.

Tentu saja kesempatan tidak disia-siakan,Regina menjelajahi Penthouse mewah tersebut,dan menemukan banyak buku berbagai bahasa di perpustakaan pribadi Steve.
Regina memilih novel ringan dan memutuskan
Membaca di sofabed sampai ketiduran dan terbangun dalam pelukan Steve.

                🌹🌹🌹🌹🌹

"Kau sangat cantik Baby "
Seperti biasa Steve memeluknya dari belakang,mata mereka saling menatap melalui cermin.

Steve terlihat sangat tampan dengan balutan jas pengantin pria putih.
Saat ini mereka berada disalah satu butik mewah di pusat perbelanjaan Elite.
Mencoba pakaian pengantin pesanan Steve.

Regina tidak pernah menyangka Steve serius atas lamaran nya,harus nya dia menolak tetapi siapa pula yang mau menerima tubuhnya yang sudah dinodai Steve??

Lagipula Steve tidak akan pernah mau menerima penolakan,dan Regina hanya mengikuti alur permainan takdir.

"Sayang kenapa melamun?"

"Bolehkah aku bertanya sesuatu?

"Sure!"
Steve menjawab mantap.

Regina gugup dan entah kenapa bibir nya terasa kering padahal terpoles lipglooss,dia menjilat bibir nya dan menatap ke mata biru Steve.
"A..apakah kau yakin akan keputusan mu menikahi ku?"

"Absolutely!"
Jawab Steve tegas tanpa ragu.

"Pernikahan hanya ada satu kali seumur hidup Steve...
kau tidak mengenalku,aku pun tidak mengenal kamu...
awal pertemuan kita juga dari sebuah kesalahan...
Aku hanya tidak ingin kamu menyesali keputusanmu kelak...
itu akan menyakiti kita berdua..."
Regina tidak tau akan mampu bertahan atau tidak jika sampai itu terjadi.

Steve masih menatapnya intens Regina tambah gugup dan menunduk sedih.

Pria itu menuntun Regina duduk di Sofa butik tersebut.
Dia berlutut dengang sebelah lutut bertekuk depan wanitanya dan meraih kedua tangan Regina yang masih menunduk.
"Look at me baby.."

TWINS DEVIL'S (Selesai)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang