Seluruh gerbong sepi. Hanya menyisakan suara mendengkur dari kebanyakan orang. Hingga alarm berbunyi, menandakan bahwa semua orang harus bangun.
Bang Bang Bang... Bang-a Bang-a Bang-a..
Lagu dengan instrumen keras seperti Bang Bang Bang milik Bigbang memang menjadi lagu yang tepat untuk alarm bangun tidur.
"Aaaaa– HYUNG! MATIKAN ALARMNYA!" Mingyu memukul mukul Hoshi yang berada di sebelahnya. "MINGYU!" Hoshi berbalik memukul Mingyu.
Sang leader S.Coups yang tempat duduknya bersebrangan dari mereka, memukul kepala mereka sembari menyipratkan air dari tangannya. "Bangun, dasar pemalas."
Mingyu membuka matanya pelan pelan. Dia melihat ke sekelilingnya. Hoshi masih tidur dan bersandar pada bahunya. Mingyu mendelik dan menempeleng kepala Hoshi.
"HYUNG! Jangan bersandar disana!"Hoshi membuka matanya, tapi sepertinya, orang orang hanya akan melihat bahwa ia masih tidur. "YA, MINGYU! memangnya kenapa kalau aku bersandar disitu?"
"AISH, HYUNG!" Mingyu menggeser kepala Hoshi. "Kenapa kau seperti orang mabuk, huh?! Lagipula, aku ingin yang bersandar dibahuku itu perempuan betulan, bukan perempuan jadi jadian sepertimu!"
Hoshi tersenyum hingga matanya benar benar hilang. "Hehe, daripada berdebu karena tidak ada yang bersandar. Ada baiknya aku yang bersandar, kan?"
"Aahh, Hyung, jangan begitu!!" Mingyu merengek ketika melihat Hoshi bersandar lagi di bahunya.
Hoshi hanya tersenyum dan kemudian merapatkan lagi tangannya hingga memeluk tubuh Mingyu.
***
perhatian untuk seluruh penumpang. Dimohon untuk melihat ke kanan dan kiri. Pastikan bahwa anggota grup kalian lengkap.
Apabila ada yang tidak lengkap, berarti tugas kalian untuk mencari salah satu anggota tim kalian. Tim yang dapat menemukan anggotanya duluan, akan memenangkan hadiah.
Baiklah, permainan dimulai, SEKARANG!
***
S.coups melihat lihat anggota grupnya. Dia menghitung satu persatu dari anggotanya.
"Kayak ada yang kurang, tapi siapa–""Hyung, Dino kemana?" tanya Vernon yang berada disebelah S.coups. "Tadi katanya dia ke toilet, tapi kok gak balik-balik?"
"Ah, paling lagi boker dia. Dia kan orangnya suka lupa tempat ama situasi." Dokyeom terkekeh pelan.
"Tapi, Hyung, ini masalahnya, Dino udah gak balik dari setengah jam yang lalu." Vernon menggaruk kepalanya.
"Emang udah dicek di toilet terus dia nggak ada?" Wonwoo menutup buku ditangannya. Dia kemudian menegakkan kepalanya.
"Udah, Hyung! Gua bantu nyari sama Vernon tadi." Minghao nimbrung obrolan mereka.
"Bentar deh, katanya satu orang akan hilang? Yang diambil dari kita–" Jeonghan menautkan dahinya.
"DINO!" Kompak mereka.

KAMU SEDANG MEMBACA
Train To Busan [fanfiction] [✔]
Mystery / Thrillerjust follow the tracks and don't look back.