Ke empat mahasiswa magang telah berkumpul semua
Mereka menunggu bagian kelasnya masing-masing
" disini kita harus terbiasa dipanggil Ibu atau Bunda, jadi kalian harus terbiasa ya dengan panggilan tersebut "
Ujar sang kepala sekolah
" baik bu.. "
" mba Vidia, menjadi pendamping di kelas Bu Eni ya"
" mba Hani dengan Ibu Nana"
" mba Dara denga Ibu Eka "
Merasa belum tersebut namanya, Geo hanya menoleh kanan kiri
" eemm.. Bu, maaf saya di kelas mana ya? "
Sang kepala Sekolah hanya menggeleng sambil menghela napas
" mba Geofisika, di kelas bu Siti "
" Geofiska buu.. "
" ya itulah.. Tapi, saya berpesan untuk kelas itu khususnya, mohon dengan sangat kesabarannya "
" mati guee! Kenapa tuh kelas? Gara-gara telat nih gue dikasih kelas bala "
Setelah pengarahan, dan terdengar bel telah berbunyi, mereka menuju ke kelas yang telah ditentukan
Geo pun menuju kelas yang digadang-gadang adalah kelas khusus dan istimewa
Entah mengapa disebut kelas seperti itu
Yang ia tahu, kelas tersebut berisi anak-anak yang berusia 5 tahun kurang
Melihat anak-anak yang masih berlarian ramai, Geo semakin tidak percaya diri
" wish me luck! Wish me luck! Dewi fortuna berpihak lah padaku"
Hari ini adalah hari pertama Geo mengajar di Taman kanak-kanak
Selama ia kuliah, ketika teman-temannya sudah kesana kemari mengajar, ia belum pernah sama sekali menginjakkan kakinya disebuah TK untuk mengajar
" Pagi bu Siti, saya Geo, guru yang magang, saya ditugasin untuk jadi guru pendampingnya ibu"
" ohiya mba, mohon bantuannya ya"
" iya bu.. "
" tolong bantu anak-anak untuk baris ya mba"
Dengan keberanian yang belum sepenuhnya ada, Geo mencoba mengumpulkan anak-anak
" kuy! Kuy! Anak-anak Kumpul kuy! "
Geo memanggil seraya bertepuk-tepuk
Mendengar Geo berkata demikian, Bu Siti segera mendekat kearah Geo
" eh Mba Geo, jangan begitu.. Pakai bahasa yang dimengerti sama anak"
" emang bahasa gue kenapa? "
Geo merupakan seorang Mahasiswi jurusan pendidikan guru TK semester 6
Sifatnya yang cuek dan apa adanya, membuat ia merasa tidak cocok untuk menjadi seorang guru
Setelah Bu Siti berhasil mengajak anak-anak berbaris, Geo mengarahkan anak-anak untuk tertib masuk kedalam kelas
" nah, habis ini anak-anak masuk ke ruang keagamaan ya Mba Geo, yang muslim bisa ke ruang yang ada di ujung sana, sisanya tetap di kelas ini"
" baik bu.. "
" cepet kelar kek cepet kelaaarr, gak kuaaaatt!!"
*****
" pah! Cepetan, nanti kita telat"
" iya ayo! Kita berangkaaat!! "
Rayhan.
Seorang Sales Manager dari perusahaan asuransi yang baru berusia 25 tahun, adalah seorang Ayah dari anak bernama Adelia
Hari ini ia mengantarkan Adel ke sekolah hari pertama dengan sepeda motor andalannya
" nanti kalo kamu udah pulang, tapi Papah belum jemput, kamu tunggu aja di sekolah ya, sampai Papah dateng"
" oke bos! "
Rayhan mengantarnya hingga pintu gerbang
" Pah, kayaknya kita telat deh, udah sepi tuh"
" yah, maafin Papah ya sayang.. Yaudah, sekarang Adel masuk aja, kelas Adel B 2, inget ya? "
" iya Pah inget kok, Adel masuk dulu ya"
Sesampainya di halaman sekolah,
Seorang guru menghampiri Adel
" Nak, kok kamu baru datang? Mana otangtuamu? "
" Papah udah berangkat kerja bu "
" kamu kelas apa? "
" kata Papah, B 2"
" ohh B 2, mari ibu antar, siapa nama kamu? "
" Adelia bu"
" Nama Ibu Vidia, ibu ngajar di B 1, nanti kalo ketemu lagi, jangan lupa sama ibu ya "
" iya bu, terimakasih, Adel masuk kelas dulu"
" cantik banget nih anak, gemes! "
Ketika Adel memasuki ruang kelas nya,
Seisi kelas memandangnya asing
" hai Nak, sini masuk sini.. "
Ucap Bu Siti ramah
Adel melangkah pelan mendekati Bu Siti
" kok telat nak? "
Tanya Bu Siti seraya mengusap kepala Adel
" iya, tadi Papah kesiangan bu"
"ohh gak apa-apa kok sayang.. kamu yang baru pindah itu kan? "
Adel hanya mengangguk
Geo yang berada di sudut kelas merasa tidak asing dengan Adel
" kok kayaknya gue pernah ketemu sama anak ini ya? Tapi dimana? "
*******
KAMU SEDANG MEMBACA
SANDWICH
Ficción GeneralKisah seorang Papah muda single parent yang tidak bisa membuat sarapan untuk anaknya selain sandwich alias roti tawar dengan selai, namun takdir mempertemukannya dengan seorang guru magang di kelas anaknya sendiri " Pah, bu Guru nya mirip mamah" " a...
