{9} Kejadian manis

5.5K 472 5
                                        

Sekarang bisakah aku pergi? Meninggalkan semua rasa sakit ini? Meninggalkan tubuh yang sudah rapuh ini?

_________________________________

Malam itu semua menginap dirumah sakit lagipula hyo mi sudah melewati masa kritis dan sudah dipindah keruang inap VVIP.

"Jungkook" ucap Suho sambil memegang bahu jungkook
"Ne Hyung" ucap jungkook
"Kau tak pulang?" tanya suho
"Ani aku masih mau menunggu hyo mi sadar" ucap jungkook
"Apa kau tak ingin ganti baju. Lihatlah bahkan kau masih mengenakan seragam sekolah" ucap suho
"Hm... Baiklah hyung aku akan pulang.tapi besok aku yang kan menunggunya" ucap jungkook sambil berdiri
"Baiklah sekarang pulanglah" ucap suho
"Ne hyung aku pulang dulu dan jaga malaikatku itu" ucap jungkook sambil beranjak pergi
"Apa?... Malaikatmu bahkan dia belum menjadi pacarmu" ucap suho
"Aku akan menjadikannya pacar setelah dia sadar" ucap jungkook
"Kau sudah menembaknya berapa puluh kali tadi atau mungkin sudah beratus ratus kali" ucap suho
"Mungkin sudah ada 200 kali" ucap jungkook
"Tapi belum ada yang diterima" ucap suho mengejek
"Besok adalah yang 201 saat dia bangun dan kupastikan dia menerimannya" ucap jungkook PD
"Baiklah sekarang lebih baik kau pulang" ucap suho
"Baiklah" ucap jungkook sambil melenggang pergi dari kamar hyo mi.

********

Keesokan harinya.....

Ini adalah hari minggu jadi semuanya berkumpul untuk menjaga hyo mi jika sewaktu waktu dia sadar.
Dan seperti biasanya jungkook menggenggam tangan hyo mi.
"Hyo mi tahukah kau bahwa aku membawakan sesuatu untukmu" ucap jungkook sambil menatap hyo mi
"Pasti kau mau tau" ucap jungkook sambil mengambil sesuatu ditasnya.
"Tara..  Aku membawakan boneka beruang bukankah kau suka" ucap jungkook yang tak sadar air matanya jatuh lagi
"Ini ambilah dan peluklah" ucap jungkook sambil mendekatkan boneka beruang itu disamping hyo mi
"HYO MI APAKAH KAU TIDAK CAPE? APAKAH KAU TIDAK PEGAL TERUS TIDUR? APAKAH KAU TEGA MEMBIARKAN AKU MENJADI GILA?" ucap jungkook sedikit berteriak namun suaranya parau karena habis menangis.

Tiba tiba jari jari lentik hyo mi bergerak menandakan bahwa dia sudah sadar.

"Hyo mi" ucap jungkook yang melihat hyo mi membuka matanya pelan pelan
"Dia sudah sadar" ucap jungkook setengah berlari keluar ruangan untuk memberitahukan kepada semuanya bahwa hyo mi sudah sadar karena semuanya menunggu diluar untuk memberikan quality time kepada mereka berdua.
"Jinjjayo mana adikku?" ucap suho antusias
"Dia didalam" ucap jungkook
"Aku akan masuk" ucap Sehun semangat
"Aku akan memanggil dokter dulu" ucap jungkook
"Ne kami akan masuk" ucap Luhan.

Author pov end

Hyo mi pov

Aku membuka mataku setelah aku mendengar ada yang berteriak disebelahku.
Aku mendapati ada boneka beruang yang sangat aku suka berada didekatku.

Siapa yang menaruhnya disini - gumamku

Aku dimana ini bukan kamarku ini bukan rumahku.. Aku juga diinfus... Apa ini? - gumamku

Aku duduk sambil menyenderkan punggungku dipinggir kasur sambil memandangi betapa imutnya boneka tadi.
Tak lama ada yang masuk kekamarku.

Kriettt.....

Dan menampilkan wajah wajah khawatir aku hanya membalasnya dengan senyuman.

"Aish.... Kau membuatku khawatir saja" ucap Sehun
"Hahahah mian mian" ucapku sedikit tertawa
"Kau kenapa sih" ucap kak suho
"Aku tak apa apa kok" ucapku
"Hari ini kau akan melakukan test Lab. Jadi jangan tidur lagi" ucap Kak Chanyeol.

Apa...?  Test bagaimana jika mereka tau yang sebenarnya? - gumamku

Kriettt......

Pintu ruanganku kembali terbuka dan terlihat seorang namja bersama dokter dan suster menghampiriku.

"Bagaimana perasaanmu sekarang hyo mi?" tanya sang dokter
"Aku baik baik saja dok" ucapku
"Sekarang coba kuperiksa" ucap dokter yang langsung memeriksa denyut nadiku.
"Kau sudah membaik. Oh iya test Lab. Nya nanti jam 09.45" ucap dokter tadi dan langsung melenggang pergi dari ruanganku.

Tiba tiba ada yang memelukku.

"Jungkook kenapa kau disini?" tanya ku pada jungkook yang masih memelukku
"....." jungkook belum menjawab
"Heyyy JEON JUNGKOOK" ucap kak suho dan membuat jungkook melepaskan pelukannya
"Ahahhh... Mian mian aku terbawa suasana" ucap jungkook
"Ah gwenchana " ucapku

Jam 09.45 KST

Aku dijemput oleh beberapa suster yang akan membawaku keruang Lab.

Aku takut - gumamku

"Hyo mi jangan takut aku disini" ucap jungkook.
Aku hanya membalasnya dengan sebuah anggukan dan senyuman.

Jam 10.00 KST

Aku sudah selesai melakukan test lab dan sudah kembali keruangan.

"Hyo mi" ucap jungkook
"Ne waeyo?" ucapku
"Maukah kau jalan jalan" ucap jungkook
"Kemana" ucapku yang tiba tiba semangat
"Taman belakang rumah sakit" ucap jungkook
"Kajja" ucapku
"Ok" ucap jungkook

_________

Taman belakang rumah sakit....

Aku sedang merasakan angin menerpa rambutku aku sangat merindukan ketenangan seperti ini.

"Hyo mi aku ingin mengatakan sesuatu" ucap jungkook
"Ne.. Apa?" ucapku
"Maukah kau menjadi yeojachingku ku" ucap jungkook
"....." aku belum menjawab karena masih mencerna semua kata kata yang dilontarkan jungkook.
"Aku tak tau kapan perasaan itu datang" ucap jungkook lagi
"...." lagi lagi aku belum menjawabnya
"Ini sudah yang ke-201 aku menembakmu" ucap jungkook
"Omo!!! 201 kali" ucapku tak percaya
"Iya kemarin setiap menit aku selalu menembakmu" ucap jungkook yang membuat senyuman tipis dimukaku
"Bagaimana jika nanti aku meninggalkanmu duluan" ucapku
"Maksudmu?" tanyanya
"Ya,bagaimana jika nanti aku duluan yang pergi" ucapku lagi
"Aku akan selalu menunggumu" ucapnya yakin
"Apa kau yakin memilihku?" tanyaku
"Aku sangat yakin" ucapnya lagi
"Bisakah kau mengajariku mencintaimu?" ucapku
"Tentu" ucap jungkook
"Baiklah aku mau menjadi yeojachingku mu" ucapku yang membuat senyum diwajah jungkook merekah
"Gomawo hyo mi" ucapnya sambil memelukku
"Ne oppa" ucapku sambil membalas pelukannya.

Tbc........

My Stepbrother [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang