4 jam berlalu......
Tangan wanita yang berstatus eomma itu sedang membelai rambut hitam anaknya yang terbaring lemah.
Matanya berkaca kaca menahan tangis melihat anaknya dan menantunya yang sedang terbaring lemas di ranjang rumah sakit.
"Hikss.... Hiks.... Anak eomma yang cantik, ayo bangun sayang" ucap wanita itu sambil menangis.
Keadaan Hyo Mi semakin buruk, tak ada tanda tanda untuk sadar, nafasnya lemah denyut nadinya tak beraturan. Ditambah lagi dengan bekas jahitan paska operasi yang dilakukannya beberapa jam lalu.
"Hyo anak eomma, walaupun eomma hanya ibu sambungmu, tapi eomma sangat menyayangimu" ucap wanita itu sambil menatap kearah anaknya tak masih tak bergeming.
"Eungghhh....." tubuh lemas itu bergerak, pertanda sang pemilik tubuh telah bangun.
"Hyo" panggil eommanya.
"Kai panggil dokter!" titah eommanya. Pria yang di panggil Kai itu segera melenggang pergi untuk memanggil dokter.
"K......o.....o....kkie" bibir mungil itu terus memanggil nama suaminya.
"Hyo! Hyo hikss...." isak tangis eommanya mewarnai ruangan itu.
Kai kembali bersama dokter bernametag 'Lee Taeyong', cepat cepat Taeyong memeriksa keadaan Hyo Mi.
"Dia sudah sadar, tapi keadaannya masih sangat lemah" ucap Taeyong.
"Hikss.... Hiks..... Putri eomma" ucap wanita itu.
"Bo.... Boleh.... Kah.... A... Aku.... Me.... Minta satu..... Pe.... Permintaan?" ucap Hyo Mi dengan terputus putus. Alat bantu pernafasan yang terletak di hidungnya semakin membuatnya sulit berbicara.
"Tentu hiks.... Hiks.... Kau mau apa sayang?" tanya eommanya lembut.
"Aku..... In.... Ingin...." ucap Hyo Mi.
*******
Krieeettt.....
Pintu ruangan itu terbuka, dan terlihatlah seorang pria yang terbaring dengan berbagai alat canggih kedokteran.
Mata elangnya seperti tak terbuka, terus menutup walaupun sang istri melihatnya, seolah tak ingin memandangi.
"H... Hai... Sayang" ucap sang istri dengan senyum manisnya.
"A... Apa... Kau tak mau bangun?" jari lentik sang istri mengelus lembut pipi suaminya yang masih Setia memejamkan matanya.
"I... Ini hari pertama pe.... Pernikahan kita, t... Tapi... Apa ini hadiahnya?" tanya Hyo Mi mata indahnya mulai berkaca kaca.
"A... Apa... Kau tak... Mau bangun hem?" tanya Hyo Mi.
"A.... Apa... Kau lebih me... Memilih tidur... Dari pada memandang i... Istrimu ini?" tanyanya lagi dengan derai air mata.
"Hiks.... Hiks.... AKKKKHHHH...." tiba tiba Hyo Mi memekik saat rasa sakit di kepalanya kembali.
"AKKHHHHH..... OPPA" ucap Hyo Mi sambil meremas lengan kekar Jungkook.
"SAKITTTT....." Hyo Mi kembali memekik hebat dengan terus meremas lengan Jungkook.
Bersamaan dengan rasa sakit yang Hyo Mi rasakan, tubuh Jungkook bergetar hebat, lebih tepatnya kejang kejang.
TIT... TIT.... TIT.....
Alat EKG yang terpasang di tubuhnya menunjukan garis yang tak beraturan, nafasnya menghilang dan kembali, denyut nadinya sangat lemah bahkan hampir tak terasa.
"AKKKHHH.... SAKIT" Hyo Mi menggenggam lengan suaminya dengan erat.
"Maukah kau menjadi yeojachingku ku"
"will you marry me Song Hyo Mi?"
"Aku mencintaimu Hyo"
"Saranghae"
"Saranghae Song Hyo Mi"
"Tetaplah menjadi milikku Chagiya"
"Tetaplah disisiku"
"Tetaplah menjadi belahan jiwaku"
"Aku mencintaimu"
"Will you marry me?"
"Maukah kau menjadi istriku? maukah kau menjadi mommy untuk anak anakku kelak? Maukah kau menjadi pendamping perjalanan hidupku?"
"Berjanjilah untuk sembuh sayang"
"Aku mencintaimu"
"saranghae"
"AKKHHHH.... OPPA SAKIT" ucap Hyo Mi sambil tetap menggenggam tangan Jungkook.
"Hyo! Tidak" Ucap seluruh keluarga Hyo Mi termasuk keluarga Jungkook.
Nafasnya tak beraturan, bersamaan dengan rasa sakit yang terus menghampirinya, kesadarannya hilang.
Hyo Mi diletakkan di sebelah ranjang Jungkook karena tangan mereka yang bertautan kuat, seperti tak ingin dipisahkan.
"Suster siapkan 100 volt" ucap Taeyong.
Jedup...
Taeyong menempelkan alat pacu jantung di dada Jungkook.
"Dok, detak jantungnya tidak ada" lapor sang suster.
"200 volt" ucap Taeyong yang langsung di laksanakan oleh suster.
Jedup......
"Dok, anakku" ucap Ny. Song.
Tubuh keduanya bersebelahan dengan tangan yang terus bertautan, rasa sakit hebat yang menerpa keduanya seolah tak bisa memisahakan keduanya.
TIT..... TIT.... TIT.....
Alat itu menunjukkan garis lurus... Tubuhnya melemas..
"ANDWEE JUNGKOOK" ucap keluarga Hyo Mi.
"Saranghae Jeon Hyo Mi"
"Nado saranghae Jeon Jungkook"
Tbc......
Annyeong Chingu!
Ada yang mewek?
Ada yang baper?
Jangan lupa vomment.
Gomawo 😊
KAMU SEDANG MEMBACA
My Stepbrother [END]
Fanfiction- Song Hyo Mi - Jungkook - Taehyung - All member EXO - Song Je Sup - Author Kenalkan namaku Song Hyo Mi aku anak tunggal dari seorang CEO. tapi kehidupanku berubah setelah ayahku menikah lagi dengan seorang Wanita yang mempunyai 12 anak. jadi ikut...
![My Stepbrother [END]](https://img.wattpad.com/cover/124558506-64-k852764.jpg)