"Akhirnya aku boleh pulang" ucapku sambil membuka pintu mobil dan memasang saltbet
"Apa kau senang?" tanya kak luhan yang mulai mengendarai mobilnya
"Ne aku sangat senang" ucapku sambil tersenyum
"Kau tau?. Kau itu sangat menggemaskan" ucap kak luhan sambil mengacak ngacak rambutku
"Kenapa kakak hari ini nggak berangkat kerja?" tanyaku
"Kalo kakak berangkat kerja siapa yang akan menjemputmu?" tanya kak luhan
"Kan ada pak jong" ucapku
"Tapi aku adalah kakakmu jadi aku yang menjemputmu" ucap kak luhan
"Gomawo oppa" ucapku
"Untuk?" tanyanya
"Karena telah mengganggapku sebagai adikmu" ucapku
"Kan memang seharusnya seperti itu" ucapnya
"Oh iya oppa nanti kita bisa mampir ke tempat eomma ku dulu" ucapku memohon dan kak luhan mengerti apa yang kumaksud hanya mengangguk dan tersenyum.
"Apa kau merindukannya?" tanya kak luhan
"Ne aku sangat merindukannya" ucapku
"Baiklah" ucap kak luhan
"Tapi tolong nanti berhenti ditoko bunga itu aku mau membeli sesuatu" ucapku
"Ne" ucap kak luhan.
*
Aku segera turun dari mobil dan melangkahkan kakiku menuju pintu ditoko bunga itu bersama kak luhan.
"Mbak ada yang bisa saya bantu" ucap seorang wanita cantik yang bekerja disitu
"Eum... Aku mau membeli bunga lili berwarna putih. apa ada?" ucapku
"Oh. Ada baiklah tunggu sebentar aku akan mengambilnya" ucap wanita tersebut.
5 menit kemudian......
Wanita tadi kembali dengan bunga lili putih ditangannya yang dibungkus oleh kertas putih yang menambah kesan indah untuknya.
"Ini mbak" ucapnya
"Oh.. Iya jadi berapa?" tanyaku
"Semuanya 12.300 won" ucap wanita tadi
"Ini mbak" ucap kak luhan menyerahkan beberapa lembar uang
"Ih kak pake uangku aja" ucapku
"Udah nggak papa" ucap kak luhan.
*******
Kami sudah sampai ditempat eommaku dan bersimpuh didekat makam bertuliskan nama Song hyo jen.
"Eomma aku datang" ucapku sambil mengelus batu nisan eommaku
"Aku membawakan sesuatu untuk eomma" ucapku sambil menggenggam bunga lili putih yang kubawa tanpa kusadari air mataku mengalir saat menatap lili putih itu.
"Hyo mi" ucap kak luhan lembut sambil menepuk bahuku pelan
"Gwenchanayo oppa" ucapku
"Eomma ini untuk eomma. lili putih ini untuk eomma" ucapku sambil menaruh lili putih itu dibawah batu nisan eomma
"Apa eomma tau. aku bersama kakakku dia baik, tampan, perhatian padaku eomma" ucapku sambil melirik kearah kak luhan
"Aku bahagia disini. Bagaimana dengan eomma?" tanyaku sambil sesekali menitiskan air mata
"Eomma sebentar lagi aku akan bersamamu" ucapku
"HYO MI APA MAKSUDMU?" tanya kak luhan
"Aku benar kan kak sebentar lagi aku akan bersama eommaku" ucapku
"Aku tidak akan membiarkan hal itu" ucap kak luhan sambil menarikku kedalam pelukannya
"Kau akan sembuh hyo mi bagaimana pun caranya" ucap kak luhan berbisik ditelingaku.
"Jangan pernah berkata seperti itu lagi ok" ucap kak luhan
"Ok" ucapku
"Mana jarimu" ucap kak luhan sambil menunjukan jari kelingkingnya
"Ok janji" ucapku sambil mengaitkan jariku dengan jari kak luhan.
(Weh pengen jadi hyo mi deh) - Author
"Apa kau merasa baik sekarang" ucap kak luhan sambil melonggarkan pelukannya
"Ne oppa kajja kita pulang" ucapku
"Kajja" ucap kak luhan
"Eh. Tunggu sebentar kak" ucapku.
Aku mendekatkan diriku kearah batu nisan eomma dan mengecupnya.
"Bogoshipeo eomma neomu neomu bogoshipeo" ucapku sambil mengecup batu nisan eomma.
Aku mengelap mataku yang basah karena menangis tadi dan menghampiri kak luhan yang sedari tadi menungguku.
"Eomma kami pamit dulu. Eomma tenang ya disana" ucapku
"Baiklah kajja" ucapku sambil tersenyum
"Ok kajja" ucap kak luhan membalas senyumanku.
________
Kami sudah sampai perumahan elit dikawasan gangaman street.
"Baiklah kajja kita turun" ucap kak luhan
"Ok kajja" ucapku sambil membuka pintu mobilnya.
Didalam rumah.....
Kami disambut beberapa pelayan, 11 kakakku, jungkook,dan je sup.
"Hyo mi" ucap mereka semangat setelah melihatku memasuki rumah
"Hyo mi ayo duduk" ucap je sup sambil menepuk nepuk sofa didekatnya
"Ne je sup" ucapku sambil berjalan kearah je sup
"Kau habis menangis?" tanya kak suho
"Hey Luhan kau apakan adiku?" tanya kak kris
"Aku adalah kakakmu seharusnya kau memanggilku hyung" ucap kak luhan
"Hem... Baiklah kau apakan adiku hyung?" tanya kak kris lagi
"Tadi dia mengunjungi makam eomma nya" ucap kak luhan yang membuat semuanya menatap kearahku
"Kau merindukan eommamu?" tanya kak kyungsoo
"Ne aku merindukannya" ucapku terus terang
"Jika kau rindu jangan dipendam sendiri kami disini untukmu" ucap kak Xiumin sambil membelai rambutku
"Nde" ucapku sambil tersenyum.
________
Hari ini aku akan menjalani kontrol rutin setiap minggu dan ditemani oleh jungkook.
Hyo mi pov end
Author pov
"Dok bagaimana keadaanya sekarang" tanya jungkook kepada dokter keluarga Song
"Penyakitnya tak kunjung membaik bahkan tubuhnya sudah semakin kurus saja" ucap dokter itu serius
"Apa bisa disembuhkan?" tanya jungkook
"Tentu bisa dengan menjalani operasi untuk mengangakat sel sel kanker dan tumor dikepala nona hyo mi dan melakukan kemoteraphy" ucap dokter
"Apakah separah itu?" tanya jungkook
"Iya bahkan jika dibiarkan kanker ini akan merusak organ tubuh nona hyo mi" ucap dokter
"Apa ada efek sampingnya?" tanya jungkook
"Tentu kemungkinan rambut nona hyo mi akan rontok tanpa bersisa dan mungkin kecerdasannya akan sedikit menurun" ucap dokter
"Hm.. Baiklah" ucap jungkook.
Kriett.....
Jungkook keluar dari ruangan dokter sambil berjalan gontai karena perkataan dokter tadi yang selalu tergiang ditelinganya.
"Kau lama sekali aku sampai bosan menunggumu" ucap hyo mi sambil menaruh tangannya didada dan duduk diruang tunggu sendirian
"Mian tadi dokternya sedikit lama" ucap jungkook
"Baiklah kajja kita pulang" ucap hyo mi sambil menarik tangan jungkook
"Kau masih marah" ucap jungkook yang membuat langkah hyo mi terhenti
"......." hyo mi diam
"Hyo mi kau masih marah ya" ucap jungkook
"......" hyo mi masih diam
"Hm.. Baiklah kalau kau tidak mau jujur akan kubuktikan bahwa kau masih marah padaku" ucap jungkook
"Bagaimana caranya?" tanya hyo mi
"Apa kau mau ice cream?" tanya jungkook
"Ne tentu saja" ucap hyo mi dengan mata berbinar binar
"Kajja kita beli ice cream" ucap jungkook.
***********
"Nah ini punyamu" ucap jungkook sambil memberikan satu cup ice cream rasa strawberry
"Hm.. Sepertinya enak" ucap hyo mi sambil menyendokan ice cream itu kemulutnya
"Enak kan?" tanya jungkook
"Hm.. Ini sangat enak" ucap hyo mi sambil kembali menyendokan ice cream kemulutnya lagi.
Tiba tiba tangan jungkook menggenggan tangan hyo mi yang berada diatas meja seketika sang empunya langsung menatap jungkook.
"Hyo mi aku punya satu permintaan" ucap jungkook dengan nada serius
"Apa?" tanya hyo mi
"Maukah kau menjalani operasi dan kemoteraphy?" tanya jungkook penuh harap.
Hyo mi berperang dengan pikiran dan hatinya sampai satu jawaban keluar dari mulutnya.
"Ehm.. Baiklah aku mau menjalani operasi dan kemoteraphy" ucap hyo mi yang membuat mata jungkook berbinar dan langsung memeluk hyo mi.
"Aku berjanji akan selalu disampingmu saat kau menjalani itu" ucap jungkook yang masih memeluk hyo mi
"Gomawo jungkook oppa" ucap hyo mi
"Untuk?" tanya jungkook
"Karena telah mau menjadi pelangi dihidupku" ucapku
"Hm.. Saranghae hyo mi" ucap jungkook yang masih memeluk hyo mi
"Nado saranghae jungkook oppa" ucap hyo mi.
Tbc....
KAMU SEDANG MEMBACA
My Stepbrother [END]
Fanfiction- Song Hyo Mi - Jungkook - Taehyung - All member EXO - Song Je Sup - Author Kenalkan namaku Song Hyo Mi aku anak tunggal dari seorang CEO. tapi kehidupanku berubah setelah ayahku menikah lagi dengan seorang Wanita yang mempunyai 12 anak. jadi ikut...
![My Stepbrother [END]](https://img.wattpad.com/cover/124558506-64-k852764.jpg)