Budidayakan vote before reading:p
Byasa, typo dimaklumi👀
I hope you like it, and enjoy!
Happy reading👁
Melangkahkan kakinya disepanjang koridor sekolah, dengan tampilan cantiknya,seperti rambut hitam yang digerai, make up natural hanya bedak dan lipgloss saja, ditambah senyuman indahnya terpampang Di wajahnya. Membuat para murid disekitarnya menatap bingung.
Hari ini hari Senin, mungkin Hari favorit(?) Yang membuat perempuan ini tersenyum bahagia, atau ada sesuatu yang telah terjadi membuat perempuan ini begitu bahagia? Entahlah.
(Namakamu) namanya. Entah apa penyebabya, membuat ia semangat sekali Hari ini.
Dan ya! Hari ini adalah hari pertama shooting Di Bandung, Dan Iqbaal sudah berangkat ke Bandung malam lalu, bersama Bunda dan Ayahnya.
Sedih. Ditinggali orang kesayangan, tetapi hatinya pun merasa senang mengingat kemarin apa yang Di beri Iqbaal, sebelum Iqbaal pergi ke Bandung.
"Kayanya ibu negara sedang bahagia? Ada apa sih?" Sindir Inarah secara tidak langsung, saat (namakamu) duduk di samping Dianty.
(Namakamu) terkekeh. "Ga ada apa-apa, kenapa si?"
Zidny,Namira, Khalda, Dianty, Inarah hanya mencibir perkataan (namakamu) tadi.
Ngomong-ngomong, Ojan dan Nasim sudah tidak kelihatan lagi ya? Mereka sedang sibuk dengan t2b nya. Jadi, mereka menjadi jarang bersama mereka ber-enam lagi.
"Cie yang lagi ldr untuk kedua kalinya, cie" Goda Dianty mencolek dagu (namakamu).
"Cie gajadi break cie" Kali ini yang menggodai ialah Zidny.
"Cie gada pho lagi cie" yang ini, Namira.
"Cie baikan cie" yang ini, Khalda.
"Cie pake gelang couple cie" Dan yang ini, Inarah.
"Paan si lo semua, brisik banget" jawab (namakamu) dengan Salah tingkah.
"Saltingnya biasa aja, mba" desis Zidny sambil cekikikan.
(Namakamu) merasakan hangat Di kedua pipinya, apakah dia blushing? Oh tidak, jangan sampai Zidny dkk Tau ini. Pikir (namakamu).
Drrtt..drrt..
Ponsel (namakamu) bergetar Di meja belajarnya, dan sahabatnya melihat nama Siapa yang menelfonnya.
Iqbaal❤ is calling...
(Namakamu) meraih ponselnya, lalu menatap sahabatnya, Inarah yang peka dengan tatapan (namakamu).
"Doinya nelfon gengs, tinggalin tinggalin" sindir Inarah mengajak yang lainnya untuk meninggalkan (namakamu) sendiri untuk ber video call dengan Iqbaal.
"Oh mau vc-an toh, yaudin Kita tinggalin dah" tambah Khalda, lalu ber-lima pergi meninggalkan (namakamu) sendiri.
(Namakamu) terkekeh melihat tingkah laku sahabatnya itu, lalu ia mengangkat telfon dari Iqbaal.
"Hai!" Sapa (namakamu) saat melihat wajah Iqbaal Di layar ponselnya.
Hai! Kok lama ngangkatnya?
"Iya tadi ada sedikit problem, hehe" jawab (namakamu).
"Ada apa nelfon,emang ga ada take? "Tanya (namakamu) sambil mengangkat alisnya.
Terlihat Iqbaal menggelengkan kepalanya sambil tersenyum" lagi engga ada nih, aku ganggu kamu ya? Aku kangen:("
(Namakamu) terkekeh. "Engga ko engga ganggu, masa baru sehari udah kangen?"
KAMU SEDANG MEMBACA
LDR (End)
Fiksi Penggemar-SEQUEL YOU- Long Distance Relationship atau lebih dikenal LDR masa masa yang sedang dihadapi kedua sejoli yang mau tidak mau mereka harus melewati masa LDR kali ini. Kini mereka terpisah oleh jarak yang sangat jauh, Satu yang tinggal di Indonesia...
