Ini sumpah telat banget. Tapi biarlah daripada ga sama sekali.
SOME OF THE CHARACTERS ARE BELONG TO FUJIMAKI TADATOSHI SENSEI
I JUST THE OWNER OF THIS FF
FF ini pure dari otak aku, makanya absurd banget.
So, enjoy~
###
" Hoaaahm.."
Pagi ini aku merasa malas untukk pergi ke sekolah.
Jam sudah menunjukkan pukul 8. Malam tadi aku tidur sangat nyenyak, aku juga tidak mendengar suara si bodoh itu di kepalaku sejak pulang sekolah kemarin.
"Dai-chaaan.."
"SUDAH KU BILANG JANGAN PANGGIL AKU DENGAN NAMA ITU!"
"Tapi kau memang dai-chan kesayangan ayaah"
Bagaimana bisa seijuro-sama membiarkanku tinggal di rumah pria aneh ini?
Sebelum aku mendengar perkataan dari pria aneh, alias 'ayah'ku ini, aku bergegas bangun dari tempat tidurku dan beranjak ke kamar mandi.
Malam tadi, aku merasa sangat lelah hingga tidak sempat mandi dan langsung tidur. Jadi pagi ini aku merasa sangat segar setelah mandi.
Saat melewati cermin, aku diam sejenak dan memperhatikan tubuhku di dalam balutan sehelai handuk yang hanya menutupi bagian bawahku saja.
Aku memperhatikan sekitar dan mengunci pintu kamarku.
Lalu membuka gelang biru tua yang selalu aku pakai sejak hari itu.
Sraaash
Sepasang sayap berwarna gelap keluar dari punggungku.
"Aku memang bukan manusia.."
Sayap ini terasa kaku. Mungkin karena aku tidak pernah memakainya. Karena penasaran, aku menggerakkan sayapku perlahan. Badanku terangkat ke atas.
Aku terbang!
Sebenarnya aku bingung, apa gunanya sayap ini. Lagipula aku tidak pernah memakainya selama ini. Tapi bukan malaikat namanya bila aku tidak memiliki sayap.
Aku turun perlahan lalu memakai kembali gelang biru tua yang tadi ku lepas.
"Dai-chaaan, ayah sudah menyiapkan sarapaan", 'ayah' berteriak dari arah ruang makan. "Ya, sebentar lagi aku selesai". Aku segera memakai bajuku dan membawa tas serta bola basket.
Sesampainya di bawah, 'ayah' memandangiku dari atas sampai bawah.
Aku memakai kaus putih dan jaket hijau dengan hoody yang aku naikkan ke kepala dan celana jeans. Aku mengaitkan tas di bahu kiri, dengan tangan kanan memegang basket.
"Kau mau kemana? Sekolah atau ke pertandingan basket?"
"Hah? Tentu saja sekolah"
"Tapi kau membawa basket"

KAMU SEDANG MEMBACA
Blue Angel [Aomine Daiki]
FanfictionSebutlah aku si gadis cupu, culun dan tidak tahu malu. Semua orang muak melihatku. Menjauhiku. Tapi ada satu orang, seseorang yang entah sejak kapan masuk ke dalam hidupku dan kehadirannya sangat berarti bagiku. Apa kalian percaya pada malaikat? Aku...