⚠Usahakan vote sebelum baca oke? 😉😉😉 Vote kalian adalah semangat untukku. Comment juga ya, kritik dan saran ku terima selalu. ❤❤❤
Malam ini konser BTS akan segera digelar di ICE. Sekarang aku sedang menemani mereka di ruang make up.
Aku hanya duduk sambil memperhatikan mereka yang sedang di make up oleh para stylist nya.
"Aresha!"
Panggil seseorang membuatku terlonjak kaget.
"Ne.."
Sahutku.
"Tolong pasangkan dasiku."
Pinta Jungkook sambil menyodorkan dasinya padaku.
"Aku?"
"Tapi itu kan tugas Stylist mu."
Tambahku.
"Tapi aku ingin kamu yang memasangkannya untukku."
Aku hanya terdiam.
"Aresha."
Panggil Jungkook lagi.
"Apa tidak apa-apa jika aku yang pasang dasimu?"
Tanyaku ragu.
"Aku sendiri yang mau, jadi cepat lakukan."
Aku pun segera berdiri dan memasangkan dasinya di leher Jungkook. Jungkook tampak terdiam sambil melihat setiap gerak-gerikku.
"Jangan melihatku seperti itu. Kamu membuatku gugup."
Ucapku.
Jungkook hanya tersenyum lalu dia menarik pinggangku untuk mendekat padanya.
Deg!
Aku dan Jungkook jadi saling bertatapan.
"Le..lepaskan."
Ucapku gugup.
"Aku hanya membantumu. Tadi kamu terlalu jauh dariku, kalau dekat seperti ini kau akan lebih mudah memasangkan dasinya."
Ucap Jungkook.
"Tapi.. tidak harus sedekat ini."
Ucapku.
"Bukankah dulu kita selalu sedekat ini, bahkan lebih."
Aku mulai tertunduk karena tidak berani menatap Jungkook.
Tiba-tiba Yoongi menarik pundak Jungkook, membuat Jungkook menjauhiku.
"Banyak mata melihat."
Ucap Yoongi dingin.
Jungkook pun langsung pergi.
Yoongi langsung menarikku ke tempat sepi.
"Aku tidak ingin kau mengulang masa lalu."
Ucap Yoongi.
"Mi.. Mian. Aku tidak bermaksud."
Ucapku terbata.
"Mereka masih ada rasa padamu. Jimin dan Taehyung, aku ingin tertawa melihat ekspresi mereka saat melihatmu bersama Jungkook tadi. Aku bahkan menertawai diriku sendiri."
Aku terdiam menatapnya.
"Maksudnya?"
Yoongi balas terdiam.
"Aku bahkan tidak punya ruang untuk mengatakannya."
Aku sama sekali tidak bisa memahami perkataan Yoongi. Apa dia baru saja mengungkapkan perasaan nya?
"Sejak kapan?"
Tanyaku kemudian.
"Sejak aku ingin mengakhiri hidupku. Tapi dengan bodohnya kau membawaku ke rumah sakit dan memberikan ku motivasi yang konyolnya membuat hatiku terasa hidup."
Ucapnya.
Aku mengerutkan keningku.
"Kau tenang saja. Perasaanku tidak akan pernah membebanimu, tidak seperti mereka bertiga."
Ucap Yoongi yang aku tau dia menyindir Jimin, Jungkook dan Taehyung.
"Aku minta maaf."
Ucapku.
"Apa perasaanku sebuah kesalahan? Kenapa kau meminta maaf?"
"Bukan begitu. Aku minta maaf karena sudah membebani perasaanmu."
Yoongi tersenyum tipis.
"Aku hanya berharap kita tidak bertemu lagi."
Yoongi pun berlalu pergi.
KAMU SEDANG MEMBACA
[END] Crystal Snow Pt.1
FanfictionBagaimana jadinya jika kamu mencintai lebih dari satu pria? Apa yang akan kamu lakukan untuk menjaga setiap hati untuk tidak terluka? Start : 17-09-2017 Finished : 15-12-2017
![[END] Crystal Snow Pt.1](https://img.wattpad.com/cover/124341706-64-k880368.jpg)