#indonesiamembaca
Masa SMA adalah masa dimana moment-moment indah akan tergambar, tidak hanya tentang pelajaran, tapi ini tentang, rasa, persahabatan, dan cinta.
Hari menjelang malam aulia sedang mengerjakan tugas sekolah bersama laptop dan buku-buku yang ada dihadapannya, sesekali dia mengecek ponselnya entah apa yang sedang ia nantikan diponselnya
Terlihat nama faisal dikontak ponsel aulia, aulia mengklik nama tersebut dan terbuka ruang untuk menulis pesan, seketika aulia menekan huruf dikeyboard ponselnya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aulia ingin mengirim pesan yang diketiknya tapi ragu lalu aulia menaruh ponselnya tanpa menghapus apa yang sudah diketiknya tadi, aulia memilih melanjutkan tugas sekolahnya
Aulia mulai menulis dibuku dan sesekali memainkan jarinya mengetik keyboard dilaptopnya, hari sudah mulai larut malam jam menunjuk pukul 23.00 aulia tertidur dimeja belajarnya
Ibu aulia mengetuk pintu kamar aulia dan memanggilnya namun tidak ada jawaban lalu ibu aulia membuka pintu, mendekati aulia yang terlihat sedang tertidur dimeja belajarnya
"auliaaaa...bangun, tidur dikasur kamu, jangan dimeja, kepala kamu nanti sakit, ayo bangun" ibu aulia membangunkan aulia
"hm..." terdengar suara aulia
Aulia mulai berancak mengambil ponselnya dan membaringkan tubuhnya di kasur, aulia mengecek ponselnya membuka lockscreen masih terlihat ruang pesan faisal aulia langsung menaruh ponselnya di meja samping kasurnya
tidak disengaja kulit telapak tangan aulia menyentuh SIM2 Kirim, yang berarti pesan itu akan sampai atau terkirim pada ponsel faisal
****
Pagi sekali alarm berbunyi dengan nyaring, hingga terdengar di indra pendengaran aulia, aulia langsung terbangun mendengar kebisingan itu
"OH MY GOD , berisik!!!!!!" ucap aulia kesal
Aulia menaruh bantal dikupingnya, supaya tidak terdengar suara alarm, tapi usahanya sia-sia, lalu aulia langsung mematikan alarm yang berada di atas nakas tersebut
Aulia maengambil ponsel yang ada di atas nakas, mengecek ponselnya terlihat satu notifikasi pesan
Faisal
Kenapa li?
Aulia mengerutkan keningnya, dia heran mengapa ada pesan dari faisal, dia klik notifikasi itu, dan terlihat ruang pesan
"gimana yah, aaaaaaaa" lanjut aulia dengan tingkah yang aneh dikasurnya
"tuhan, tolong akuuuuu" aulia dengan ekspresi mewek
**** T
ett...tett...tett
Bel istirahat berbunyi aulia mulai memasukan buku-buku ke dalam tasnya
"lo semalem sms gua? ada apa?" terdengar suara yang tidak familiar
Aulia yang sedang membereskan bukunya menengok ke arah suara terlihat faisal dihadapannya
"hmm, oh, ooohh, itu gua tadinya pengen nanya, tapi nggak jadi kok" aulia sedikit gugup
"ooh gitu, yaudah gua pergi yah" faisal pergi meninggalkan aulia
Aulia hanya menganggukan kepalanya melihat kepergian faisal, punggung pria itupun perlahan mulai menghilang dan sampai tak terlihat
"li kamu udah ngerjain tugas" tanya diya kepada aulia namun tidak ada jawaban
"liii...,liii.....,auliaaaaaaa" panggil diya sekali lagi dari nada rendah hingga tinggi
"hm..aa..apa?" aulia terbangun dari lamunannya
"kamu denger nggak si apa yang aku bilang?" diya bertanya ketika melihat reaksi aulia
"ii...iyaa, aku denger" jawab aulia
"apa?" tanya diya lagi
Aulia hanya menggeleng pelan dengan senyuman kecil yang artinya dia tidak tahu apa yang temannya katakan
"haduhhhh...apa si yang kamu pikirin?" tanya diya heran
"nggak, aku nggak papa kok" jawab aulia
Diya hanya tersenyum mendengar jawaban aulia, yah dia tidak ingin mempersulit keadaan
****
Rindu melanda , dengan kejam datang bagai tamu tak diundang, waktu demi waktu terus berjalan sampai pada titik kejenuhan, Ingin rasa hati berbicara jujur namun terhalang rasa egois yang mendalam
Aulia terlihat baik-baik saja, namun siapa sangka dibalik semua itu ada hal yang tersimpan dilubuk hatinya. sudah seminggu. Aulia dan faisal tidak memiliki hubungan yang seperti biasa, berbicara, bercanda, dan bertengkar, sudah tidak dilakukan lagi oleh keduanya, padahal mereka satu kelas tapi tidak ada kontak langsung
Warna hitam terlukis di atas langit di hiasi bulan sabit dan bintang yang berkelap kelip, ditambah dengan desauan angin yang menandakan hari sudah larut malam
Aulia merenung. Memikirkan hal-hal yang membuatnya jenuh belakangan ini, entah mengapa dia rindu sosok pria yang pertama kali menyebutnya cewek aneh padahal aulia tidak pernah tertarik dengan keberadaannya pertama kali bertemu, tapi kali ini dia malah tertarik untuk memasukan pria itu dalam kehidupannya
Aulia mengambil buku yang ada dimeja bergambarkan perempuan duduk meringkuk dan mempunyai kata "story" ,itu adalah buku diary nya
Jari nya mulai memegang pena Tangannya mulai bergerak kekanan kekiri
Kata demi kata Kalimat demi kalimat Tersusun dengan dengan rapi
For you
Dihari yang tidak ada unsur kesengajaan, kamu datang dari satu arah, pertama yang dilakukan adalah ketidak tertarikan
Kamu mulai mendekat tanpa diundang Kamu mulai menjauh tanpa pamitan
Rinduku mulai berkembang, hari demi hari aku jalani dengan banyak pertanyaan, dan pada suatu ketika jenuh membuat ku ingin mengatakan perasaan yang sejak lama terpendam
Mengapa kamu seperti ingin mendekat namun seperti pula enggan
Jangan pernah menjadi senja yang hanya datang saat matahari terbenam Jangan pernah menjadi pelangi, menunjukan keindahan yang sesaat
Tapi jadilah angin yang selalu menunjukan desauannya setiap detik, menit, jam, hari, bulan, dan tahun.
Love Aulia
Finally update Jangan lupa untuk vote and coment Jangan bosen yah nunggu ceritanya 😂😂😂😂😂
Makasih yang udah vote Dan maaf kalo ceritanya menyimpang