!~ BERKUMPUL BERSAMAA ~! (khusus tahun baru)

71 8 6
                                        

(CHAPTER SPESIAL!)
(CHAPTER 4,5)
..............
..........
......
....
...
..
.

" HAJIMEMASHITA~! "

~08:30 (disebuah rumah sakit)~

Seorang gadis terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit, sembari melihat keluar jendela. Tangannya diinfus dengan selang melengkapi membantu saluran pernapasannya.

"Hahh... Aku ingin keluar..." gumam si gadis Aray. "Sangat membosankan disini.." ucap Aray sembari ingin duduk, sangat susah bergerak ketika banyak kabel dan selang yang tertempel ditubuhnya.

Aray merenung dalam pikirannya menatap kosong keramaian jalan diluar rumah sakit, tanpa menyadari seorang cowok bersurai hijau gelap ber iris ermelad masuk kedalam ruang-inapnya.

Iris ermelad itu menatap punggung Aray dengan tatapan sedih tapi tertutupi dengan wajah datarnya. Merentangkan tangan kedepan mencoba menggapai gadis didepannya.

"Aray.... Istirahatlah" ucap si iris ermelad tersebut sambil mengelus rambut Aray dari belakang. "Ah..?? Haku?" tanya Aray ketika membalikkan badannya. "Hakuu!! Kemana saja? Aku kangen" lanjut Aray sambil tersenyum lemah.

San iris ermelad bernama Haku tersebut hanya tersenyum simpul, hendak hati memeluk si gadis tapi terhalang dengan melihat banyak alat medis terdapat pada tubuh si gadis.

"Bagaimana keadaanmu? Sudah merasa baikan?" tanya Haku masih mengelus rambut Aray dengan lembut. "Sudah... Kurasa.." jawab Aray dari nadanya kelihatan jika kurang yakin. Haku hanya menganggukkan kepalanya.

....
...
..

.

..
...
....

~15:30 (diruang rawat-inap)~

"Ne.. Aku bosan.. Sangat sepi disini..." ucap Aray ketika Haku duduk disamping kasur. "Namanya juga rumah sakit... Siapa saja yang sudah menjengukmu?" tanya Haku sembari menatap Aray. "Hem.. Kurapika, Gon, Kanbara-senpai, Nao dan yang lain deh~" jawab Aray semangat. Haku mengangguk paham lalu mengeluarkan buku dan membacanya.

"Yomi-chan tadi keluar... Dan kembali, mungkin dia kesini besok.." ungkap Aray memainkan jarinya. "Kau kesepian?" tanya Haku. "Ti.. Tidak juga" jawab Aray memalingkan pandangannya, sementara Haku hanya tersenyum kecil.

Hening

Haku melihat jam didinding, sudah sore ternyata. Haku bangkit dari duduknya membuat Aray berpaling melihat. "Mau kemana?" tanya Aray. "Pulang" jawab Haku singkat, Aray hanya tersenyum kecil sebagai respond. "Tenang aku akan kesini lagi nanti" ujar Haku sambil menepuk-nepuk pucuk kepala Aray dan dibalas anggukan dengan mata berbinar oleh Aray. "Baiklah! Aku tunggu~!" balas Aray senang.

"Aku pulang ya" ucap Haku sambil membuka pintu. "Uhm! Hati-hati ya" balas Aray dengan senyuman menghiasi wajahnya.

"Iya.. Dah matta ne [sampai nanti]"

"Uhm..."

Pintu tertutup dan Aray kembali sendirian diruang inap ini, menghela nafas Aray mencoba untuk tidur, tapi tidak bisa sama sekali, akhirnya Aray kembali melihat keluar jendela dan lama-kelamaan Aray tertidur.

-*ditempat lain*-
.
Di delapan tempat berbeda dering handphone berbunyi bersamaan pertanda pesan masuk.

Masing-masing pemilik mencari handphone nya, dan segera membaca pesan tersebut. Seulas senyum terpantri diwajah mereka, jari tangan bergerak dengan cepat pertanda membalas pesan.

ABOUT US!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang