V O T I N G****
ini sudah hari kesepuluh Dahlan di tugaskan untuk mencari wanita yang selalu mengganggu pikiran tuan mudanya dan sama sekali tak membuahkan hasil
Dahlan tak pernah gagal dalam mengemban tugas sesulit apapun itu,dan ini Dahlan seolah frustasi karna seorang wanita saja
"bagaimana? apa sudah kau temukan wanita itu?" tanya Aldo saat melihat Dahlan masuk keruang kerjanya
"belum tuan!" Aldo menghembuskan nafas pasrah
"apa sesulit itu bagimu?" tanya Aldo,Dahlan mengangguk
"lalu nama dari bukti transfer uang darinya itu? apa bisa terlacak?" Dahlan menggeleng
"tak bisa tuan,setelah nona itu menstranfer ke rek anda.secara otomatis semua aksesnya terblokir!" Aldo mengerutkan dahinya,bagaimana bisa? mana mungkin pihak bank mau melakukan secara dadakan seperti itu?
"bagaimana dengan bank yang bersangkutan?" tanya Aldo,Dahlan terlihat bingung untuk menjelaskannya
"em tuan entahlah ini masalah yang sedikit rumit,cabang bank ini tak bisa memberi informasi apapun karna pusat bank terletak di Rusia.jika kita paksa mencari mungkin kita butuh waktu lebih satu bulan untuk tahu dan kemungkinan besar kita tak dapat apa2 meski menunggu!"
"maksudmu?" Aldo masih tak paham
"wanita itu seperti menguras semua isi tabungannya pada anda tuan!"
"5M itu maksudmu khusus ganti rugi yang sebenarnya tak berarti untukku?" Dahlan mengangguk
"kemungkinan tuan,karna setelahnya terblokir dan pihak bank juga tak bisa banyak membantu!" Aldo juga bingung uang 5M dengan percuma wanita itu berikan padahal ia juga tak sepenuhnya salah
"cari dia sampai dapat!" perintah Aldo mutlak
"baik tuan!!" Dahlan mengangguk lalu berlalu dari hadapan bos tampannya
Aldo tak bisa fokus,jangankan memakai uang ganti ruginya.bahkan Aldo sedikit takut untuk melihat nominalnya.bukan Aldo dengan jumlah 5M namun karna dia mendapat 5M hanya karna jatuh dan terduduk di lantai.sungguh 5M bagi Aldo bukan apa2.lalu kalau Aldo bilang bukan apa2 bagaimana wanita itu? dia bukan wanita biasakan berarti?
Aldo mengerang frustasi,jangankan tahu dimana gadis itu tinggal,siapa nama gadis pemberi ganti ruginya saja tak bisa! bahkan transfer yang di lakukannya bagaimanapun Aldo serasa pusing
****
hari ke 19 pencarian gadis itu menguras tenaga Dahlan.Dahlan hampir saja menyerah namun inilah katanya kegagalan awal keberhasilan.ketika dia melintasi jalan dia melihat gadis yang dia cari berjalan santai di atas trotoar jalan,dengan tampilan sangat biasa dan tak lupa wajah childishnya
"nona!" panggil Dahlan,yang di panggil hanya diam saja pasalnya namanya bukan nona.dan dia juga bingung karena selain dirinya tak ada orang lain.lalu siapa yang orang itu panggil?
"hey nona baju biru!" Jeje,gadis itu diam melihat tampilannya
"aku!" ucapnya pada diri sendiri,Dahlan menepuk bahu Jeje
"nona kenapa kau diam saja aku panggil?" tanya Dahlan,Jeje mengerutkan dahinya
"anda maksud saya?" tanya Jeje,dan dia tampak berfikir
"ka-kau bukannya orang yang-!" tanpa di duga Dahlan membekap hidung Jeje dengan sapu tangan yang sudah ada obat biusnya
Dahlan menggendong Jeje ala bridal.Aldo sempat mewanti agar tidak melukai Jeje sedikitpun.dan Aldo yang akan menangani sendiri wanita misteriusnya
"tuan,saya sudah mendapatkan nona ganti rugi!"
"baiklah kau bawa ke mansion! perlakukan dengan baik dan jangan lupa belikan baju ganti juga!" Dahlan menaikkan satu alisnya.ini benar tuannyakan? monolog Dahlan pada diri sendiri.
Dahlan menatap kursi penumpang dimana Jeje yang menutup mata.Dahlan mengakui bahwa Jeje sangat cantik bukan hanya dimatanya saja.mungkin dimata banyak pria
"ehm baiklah tuan!" sambungan terputus begitu saja.Dahlan melajukan mobil hitam mengkilapnya menuju ke mansion tuannya
sesampainya di mansion Dahlan memberi mandat pada beberapa maid untuk menjaga nona ganti rugi tuannya.melayani apa saja yang diinginkan nona itu,lalu jangan lupakan dua orang berbadan besar dengan pakaian serba hitam yang akan menjaga agar Jeje tak kabur dari mansion
"jaga gadis itu jangan sampai keluar,tuan akan segera pulang kalau urusannya selesai.jangan biarkan dia keluar dengan alasan apapun!" tegas Dahlan yang diangguki oleh orang suruhannya yang berjaga di depan pintu
jangan tanyakan hebohnya para maid2 yang bekerja pada Aldo seberapa hebohnya? karena rasa kepo mereka itu cukup tinggi akan berita mengenai bos besarnya
dan mereka terheran2 ketika masuk Dahlan membawa wanita di gendongannya dan mengatakan mereka harus menjaga dengan baik
"apa dia kekasih tuan?" tanya wanita yang sedikit muda dari kelima wanita lainnya
"aku tidak tahu,dan kau jangan coba2 cari tahu!" tegas wanita yang terlihat paling tua,dimana dia adalah kepala maid sekaligus orang yang di amanati Dahlan agar menjaga Jeje
"ishh akukan hanya menebak!" kesalnya pada kepala maid
"jangan terlalu ingin tahu" balas kepala maid,dia hafal bagaimana tuannya tak ingin privasinya terganggu
"lanjutkan pekerjaanmu!" gadis muda itu mendengus,dan melakukan tugasnya mengupas buah
****
V O T I N G

KAMU SEDANG MEMBACA
Future Husband
Romance"hancurkan secepatnya!" pinta seorang lelaki yang menahan amarahnya. "baik tuan!" jawab seorang laki2 yang berjas hitam.lalu mennunduk hormat pada atasannya. beberapa dokter berlarian kearah ruangan dimana seorang pasien tengah mengalami kejang2. "d...