V O T I N G****
"dimana wanita itu?" tanya Aldo saat masuk kedalam mansionnya
"ada di kamar tuan!" Aldo berhenti lalu berbalik kearah dimana Dahlan berdiri
"ada di kamarku?" tanya Aldo tak percaya,Dahlan mengangguk
"kenapa kau tak membawanya di kamar tamu!" Dahlan menepuk jidatnya,oh dia dalam masalah.
"maaf tuan!" Dahlan menunduk,Aldo mendengus.dia sedikit tergesa berjalan ke arah kamarnya
Aldo membuka pintu kamarnya yang di jaga dua orang suruhannya yang menunduk karna tuannya
Aldo mengedarkan pandangannya keseluruh penjuru ruangannya,tak ada tanda2 adanya wanita itu.Aldo mencari ke dalam kamar mandi,walk in closetnya namun sama sekali tak ada tanda2 ada orang di ruangannya
"Dahlan!" panggil Aldo,Dahlan yang sejak tadi berada di depan pintu masuk ke dalam kamar tuannya
"ya tuan" balas Dahlan
"dimana dia?" Dahlan menaikkan satu alisnya tak paham
"wanita itu dimana dia?" teriak Aldo,Dahlan terperanjat kaget karna teriakan Aldo untuk pertama kalinya
"panggilkan Jona sekarang!" Dahlan mengisyaratkan dua laki2 tadi yang tadi di ambang pintu agar memanggil kepala pelayan
Aldo memijit pelipisnya pusing,niatnya dia pulang cepat agar bisa cepat bertemu dengan wanita itu,tapi apa setelah tiba di rumah malah orang yang di carinya tak ada
"tuan!" panggil Jona yang sudah ada di hadapan Aldo dengan menunduk
"dimana wanita itu?" tanya Aldo yang terlihat marah dan lelah
"nona Jeje ada di dalam!"
"lalu dimana sekarang?" suara Aldo naik satu oktaf lagi.semua menunduk takut,tuannya tak pernah marah sebelumnya dan sekarang ledakan amarahnya menjadi karna seorang wanita
"tuan maaf tapi nona sama sekali tak keluar dari kamar!" ucap salah satu laki2 memberanikan diri
"lalu?" Aldo bertanya dengan nada meremehakan
"tak mungkinkan dia lompat lewat jendela,kau lihat bukan semua jendela dan pintu terkunci dari dalam!" Aldo menunjuk deretan jendela dan pintu yang masih tertutup rapat
jangankan para maid,Dahlanpun menunduk dalam ketika teriakan dari tuannya yang tak pernah ia dengar sekalipun
Aldo mengusap wajahnya kasar,dia terduduk di tepi ranjang dengan penampilan yang tak di katakan baik
dasi yang sudah tak pada tempatnya,kemeja kusut dan rambutnya yang berantakan
"tuan ini!" Dahlan menyerahkan sticky note yang bergambar lucu,Aldo menaikkan satu alisnya.dia tak punya sticky seperti ini! Aldo membaca sticky note itu dengan wajah bingung
Maaf tuan Billionare,aku harus pergi tanpa pamit padamu juga pada aunty Jo.aku ada perlu mendesak
aku janji kita akan bertemu lagi!
Jeje
Aldo menghembuskan nafas kasar,namun sudut bibirnya terqngkat samar.dia tak habis pikir bagaimana gadis itu bisa keluar? dan apa yang gadis itu rencanakan? tungg! janji bertemu? apa maksudnya?
"apa saya harus mencarinya lagi tuan?" tanya Dahlan saat tahu bahwa tuannya sudah lebih baik
"tidak usah,aku rasa dia juga ingin bertemu denganku!" Aldo menatap para maid dan Dahlan

KAMU SEDANG MEMBACA
Future Husband
Romance"hancurkan secepatnya!" pinta seorang lelaki yang menahan amarahnya. "baik tuan!" jawab seorang laki2 yang berjas hitam.lalu mennunduk hormat pada atasannya. beberapa dokter berlarian kearah ruangan dimana seorang pasien tengah mengalami kejang2. "d...