Episode 8: Perasaanku?

34 5 1
                                        

Teeettt.... Teetttt....  Teettt

Bel sekolah berbunyi menandakan waktu istirahat telah tiba.

"Ayok teman kita ke kantin," ucap Misha yang terlebih dahulu berdiri dari bangkunya.

"Hemmm.... Kalian saja iya yang kekantin, aku dikelas," balas Karin yang melipat tangannya di atas meja dan menenggelamkan kepala di lekukan tangannya.

Fiza yang melihat tingkah laku Karin seperti itu, dia mencoba untuk menghibur Karin.

"Sudah ayokk, Karin pokoknya harus mau!!!" ucap Fiza yang menarik-narik tangan Karin

"Tidak, aku disini saja iya," balas Karin tersenyum

Alia berada dibelakang bangku Karin dan menepuk bahunya "ayoklah kamu ikut Karin, tanpa kamu pasti nanti kita berasa ada yang kurang, biasanya berlima masa tiba-tiba cuman berempat." ucap Alia.

"Sudah turuti saja keiinginannya, keburu bel masuk nih, aku sudah lapar." ujar Lula sambil memegang perutnya.

"Tuhh lihat Lula kelaparan, nanti kalau dia gak makan bisa-bisa mati lagi. udah ayok Karin pokoknya harus ikut, tidak mau tau." ucap Fiza memaksa dan menarik tangan Karin

Karin menggelengkan kepala sambil menghela nafas. Melihat tingkah laku temannya "kamu ini Fiza kebiasaan dehh, sifat pemaksamu ini nih yang harus dihilangin, aku tetap tidak mau!!!" ucap Karin kekeh pada pendiriannya.

"Iya sudahlah Fiza jangan maksa kalau Karin tidak mau, ya sudah kalau begitu kami pergi dulu," ucap Lula

Mereka pergi meninggalkan  Karin di kelas sendirian.

Karin melipat tangannya kembali di atas meja dan menenggelamkan kepala di lekukan tangannya,

"Huftt...  Masa aku cemburu sih sama Lina." gumam Karin dalam hati.

Tuk....  Tukk... Tukkk...

Karin terganggu akan suara ketukan tersebut, yang membuat dia bangkit dari lamunannya,

"Ihhhsiapa sihh____" ucap Karin terhenti, ketika melihat orang yang berada dihadapannya.

Kei tersenyum.

"Karin kamu ngapain disini sendirian? Kamu tidak istirahat? Dimana teman-teman kamu?" tanya Kei dagunya bertumpuan dengan kedua tangan.

Karin tidak ingin membalas akan semua pertanyaan Kei.

"Hemm... Sudah dulu Kei sepertinya aku ingin menyusul dan makan bersama teman-temanku." balas Karin tersenyum dan pergi meninggalkan Kei.

"Karin.....  Tunggu dulu," ujar Kei yang tidak terdengar oleh Karin.

------------------------------

Dikantin

Karin dan teman-temannya makan bersama, ditempat favorit mereka.

"Hmm... Kalian mau makan apa? Biar aku yang pesan saja." tanya Alia.

"Seperti biasa sajalah Alia aku mah," balas Karin tersenyum.

"Sudah samain saja menu makannya Alia, oke." balas Fiza

"Oke deh...  Ayokk Alia biar aku temanin pesan makanannya," ucap Misha menggandeng tangan Alia

Alia dan Misha pergi memesan makanan...

Karin dikantin langsung duduk bersama sahabatnya.

"Heheeh... Tuhhkan Karin akhirnya datang juga kesini, sudah aku bilang apa." ucap Lula meledek.

"hemmm... Lagian juga aku kesini karena terpaksa," balas Karin sekenanya

"huhhh... Alesan yang klasik kamu Karin, pasti ada hal lain yang membuat kamu kesini. Aku tahu banget sifat kamu Karin," ucap Alia tersenyun yang duduk di sampingnya

Pujangga MentariCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang