Jinhae

4.2K 756 101
                                    

"hae."

"apasih jis?"

"nomer lima hae, kurang satu."

"haela, lu daritadi kurang satu mulu, endingnya nanya lagi."

"beneran, ini kurang satu."

jadi ceritanya kelas mereka lagi ulangan harian dan duduknya tuh diacak.

nah, jinhae kebetulan duduknya nomor dua dari belakang bangku keempat, dan jisung dibelakangnya.

kalo seungmin didepan sendiri deket pintu. dan daritadi seungmin udah uring-uringan gegara tempatnya yang terlempar jauh dari chingu chingunya.

"JISUNG!"

ngebuat yang namanya jisung langsung bangun.

"jangan nyontek kamu!"

"saya gak nyontek pak."

"bukan kamu, han jisung maksudnya."

dan kebetulannya lagi, kim jisung duduknya disamping jinhae.

"lah bapak ngomongnya yang jelas dong, disini ada tiga jisung pak, han jisung, park jisung adek kelas, sama saya kim jisung." ucapnya.

si guru mau nyambung omongan, tapi si jisung nyaut.

"bapak juga namanya jisung kan, yoon jisung." sambung kim jisung.

krik.

"iy—"

"pak kepsek juga seo jisung ada pak."

"LANJUTIN LAGI, KAMU KELUAR YA JISUNG!"

"loh? pak saya salah lagi?"

"KIM JISUNG! BUKAN HAN JISUNG!"

dan tragedi ini diingat sebagai kemarahan jisung kepada jisung /slap.

✖✖✖

"ntar balik ikut gue yuk min."

"kemana jis?"

"adalah, kepo lu kutu beras."

"sianjer ya, ngajak ngajak kek tay."

"hae, nanti balik dewek ya?" tanya jisung ke jinhae.

jinhae cuma ngangguk.

"tapi lo langsung balik, jan mampir-mampir, jangan main juga, jangan—"

"iya mak." bales jinhae ngebuat jisung nyengir.

terus diem, jisung lagi main, seungmin yang gabood nyari bahan obrolan, dan jinhae yang setia mantengin hapenya.

"oiya, hae lo inget cowok yang kemaren nubruk lo kagak?" tanya seungmin.

jinhae diem bentar.

"sunwoo? kenapa?"

"dia sekelas sama hyunjin."

"siapa?"

"sun—"

"yang nanya?"

seungmin langsung diem, karena merasa tertohock dengan ucapan jinhae.

"kantin kuy, gue laper." ajak jisung yang lalu masukin hapenya kekantong.

"gue nitip ajadeh ya." ucap jinhae.

"haela, perawan kok mageran amat, keluarlah, looking looking cogan gitu."

"gue—"

omongan jinhae gak nyampe ketika jisung sama seungmin udah kompakan nyeret dia kekantin.

"lo mau apa hae? biar gue pesenin." ucap jisung pas nyampe dikantin.

"apa aja yang bisa dimakan."

"ye, gue ambilin tai mampus lo."

"yaudah ambilin, ntar gue lempar ke muka lo iya?"

yang dibales tatapan tajam ala-ala han jisung.

dan jinhae duduk sendiri dimeja kantin. sampe

"hai sendirian ae, gue duduk boleh kali?" tanyanya yang langsung duduk.

"tapi ini punya—"

"gapapa, orangnya kan gak ada."

jinhae ngangkat bahunya. "yaudah serah lo."

jinhae balik mainin hapenya, dan gak sadar kalo orang yang lagi duduk didepannya itu lagi ngeliatin dia.

"how long I never feel like this?"

✖✖✖

"jis jis."

"apasih min?"

"itu tu." bales seungmin sambil nunjuk jinhae.

"eh? siapa itu?"

"itu, sunwoo, cowok yang kemaren gue ceritain."

"dia ngeceng jinhae beneran yak?" tanya jisung.

"keknya iya deh jis."

"DEK! INI BATAGORNYA MAU SAYA APAIN?!"

"e-eh iya om kangin, maap, berapa?"

"sok tanya, orang tiap hari juga beli."

"om lagi pms ya? ngamuk ngamuk mulu perasaan, ihh atut." ucap jisung yang langsung pergi diikuti seungmin.

"goblog." bales si tukang batagor yang sering dipanggil kangin itu.

[To Be Continued]

tunggu saat waktunya aku bakal update lima tahum sekali hwhw :"

nice dream chingur

[2] Promettere✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang