"jin, seungmin ngapa sih?"
hyunjin ngangkat bahunya. "lagi patah hati kali."
sunwoo cuma ngangguk doang.
"lo tunggu sini ya woo, gue ambil bahannya dikamar dulu."
"kenapa gak kekamar lo aja?" tanya sunwoo heran.
"lo tau kan seungmin tadi gimana?" tanya hyunjin balik. dan sunwoo cuma ngangguk doang kayak boneka mampang.
akhirnya, mereka nyelesein tugasnya di ruang kumpul kosan.
terus tiba-tiba, sunwoo berhenti. ngebuat hyunjin bingung.
"ngapa woo?"
sunwoo cuma natap lorong kamar disamping kanannya.
hyunjin yang paham, langsung natep sunwoo kesel.
"percuma juga lo nyari jinhae, dia gak bakal mau ketemu lo."
"dih, sotau. siapa yang nyariin jinhae?" tanya sunwoo rada ngegas.
"kok ngegas sih? sante dong lur." bales hyunjin sambil ngelempar pulpen kekepalanya sunwoo.
sunwoo cuma manyun, terus ngelanjutin tugasnya.
terus gak lama, keluar orang yang paling ditunggu-tunggu sama sunwoo.
"mau kemana?" tanya hyunjin.
"gatau, pengen keluar aja." bales jinhae.
"yaudah." bales hyunjin.
✖✖✖
jinhae duduk dibawah sofa, dan dia naro kepalanya disofanya. dan dengan posisi merem.
helaan napas, berkali-kali keluar dari jinhae. sampe dia sendiri bingung, berapa kali yak dia ngehela napasnya.
gak lama, ada sesosok manusia yang duduk disofa. tepat disamping kepalanya. jinhae ngebuka matanya, dan ngedapetin.
dia.
"ngapain sih? kekamar sana." ucapnya nyuruh jinhae.
"ntar ae, gue capek."
"makanya, karena capek, lo lesehan aja dikamar."
"males gue."
"mau gue gendong?"
"mau gue tabok?" bales jinhae yang dikasih senyum doang. jinhae juga ikut senyum, karena sebenernya dia juga bercanda kok ngomong mau nabok.
"jinhae, gue mau cerita deh."
"yaudah, cerita aja."
terdengar helaan napas sebelum mulai cerita.
"gue suka sama cewek, yaiyalah ya, yakali gue suka cowok." ucapnya sambil ngetawain jokes daunnya.
"tapi, cewek itu udah jadian dong. sedih banget gue hae."
"trus trus?" bales jinhae yang udah ngubah posisi ngeliat manusia yang ngomong itu. tapi, dia tetep dibawah sofa.
"yah, gue bisa apa? gue nunggu doang sih tapi." balesnya yang berhenti bentar buat narik napasnya. "tapi, gak lama dia putus kok."
"wah, berarti masih ada jalan tuh." bales jinhae lagi.
"tadinya gitu, tapi gue gak yakin kalo gue ntar ngomong ke dia, dianya mau apa enggak."
"yaa, lo ngomong ajasih, masalah diterima apa ditolak, urusan akhir lah."
terus hening.
"emang orangnya siapa sih?" tanya jinhae kepo.
si orang yang duduk disofa itu langsung ngarahin pandangannya ke jinhae dan senyum.
"ini, orangnya lagi ngomong sama gue."
jinhae yang awalnya tadi senyum juga, jadi diem dan ngerjapin matanya berkali-kali.
"gausah bercanda gitulah kalo mau bikin gue baikan."
orang itu megang tangannya jinhae dan narik jinhae supaya duduk disofa.
"lo pikir, kenapa selama ini gue selalu dengerin curhatan lo? karena gue nunggu saat-saat hubungan lo sama chan retak, dan gue dapet kesempatan itu. sekarang."
jinhae masih diem sambil natap lawan bicaranya ini.
"tapi, gue gak bisa sama lo kayaknya jinhae."
"kenapa?"
diem bentar.
"karena, ada satu orang, yang rela ngalah demi chan, dan gak mungkin gue ngebiarin dia ngalah lagi demi gue."
jinhae diem. dia gak tau harus respon apa.
"dan orang itu hyunjin, jinhae."
jinhae natap lawan bicaranya lagi.
"dia udah terlalu banyak ngalah, jadi udah biarin aja gue yang ngalah buat dia. kali ini."
"gak perlu."
ucapan itu bukan dateng dari jinhae, maupun orang yang ngajakin dia ngomong.
"karena, gue bakal ngalah, buat terakhir kali ini."
keduanya ngeliatin orang yang tiba-tiba nyambung itu.
"seungmin."
[To Be Continued]
AJKDIDKSBSLKLB AKU GULING GULING NULIS CHAPTER INI HUAAAAAAA
((MENANGISI SEUNGMIN DALAM BERBAGAI BAHASA))
BDW, CIYAAAAA HYUNJIN JINHAENYA GAK BERLAYAR (DITAWUR MASSAL)

KAMU SEDANG MEMBACA
[2] Promettere✔
Fanfic[Seri kedua dari kos-kosan stray kids] "Masih jaman janji janjian?" ✖ lowercase ✖ ga karuan ✖ castnya crack parah ✖ receh ✖ ga nyambung Chae © 2018 2april until 20july