-masih- Jinhae

3.6K 643 21
                                    

"siapa ya?" tanya woojin.

"bang." panggil minho.

"apa?"

"lo nyuci kan?"

"iy— MASYAALLAH, LUPA GUE!" bales woojin terus lari ketempat pencucian.

"yagitu, temennya dikibulin." bales jisung.

"jisung, lo tadi nonton alvin and the chipmunks diyutup kan? tiati kuota lu raib." panas minho ngebuat jisung langsung ngacir kekamarnya.

"min—"

"iya, ini komik gue udah abis baca kok!" potong seungmin sambil pergi dari ruang kumpul.

"hae—"

"apa? gue gak ada kerjaan, udah selesai semua."

"nelpon chan udah?" tanya minho yang ngebuat jinhae mikir. terus masuk kamarnya.

"kenapa sih bang? ngusirin semua?" tanya hyunjin.

minho ngasih kode ke felix, hyunjin, sama changbin biar ngedeket.

kalo nanya jeongin kemana, jeongin udah balik kekamar bahkan sebelum minho ngusir dengan halusnya.

"curiga gak sih, jinhae tiba-tiba ada secret admirer? sebelum sebelumnya kan enggak?" tanya minho pelan.

"iya jugasih." bales felix yang tumbennya, bisa ngomong pelan.

"tulisannya, hyunjin tau?" tanya minho sambil ngasihin kertasnya ke hyunjin.

hyunjin masih liatin itu kertas, sampe dia inget, itu tulisan siapa.

"oh, ini tulisannya, lix lix, iyagak?" tanya hyunjin sambil ngasih kertasnya ke felix.

"emang lo yakin itu dia? salah salah jatohnya fitnah loh." bales felix yang ikutan ngeliatin itu kertas.

"gue temen sebangkunya, gak mungkin salah. yah, walau dia masih terhitung baru, tapi gue yakin, ini dari dia." ucap hyunjin yang lagi ngejelasin teorinya.

"jadi?" tanya changbin.

"gak salah, ini dari sunwoo."

✖✖✖

"HALO EPIBADEH!!!"

"BACOT SAN!"

"LO JUGA TERIAK SOM!"

"EH BANGSAT, LO JUGA TERIAK YA CHAN!"

"bodo amatlah, gue minyak bae."

padahal ceritanya, jinhae berangkat pagi, biar gak digangguin sama anak kosan lain, eh ini malah digangguin sama anak kelas.

jinhae berdiri terus pergi keluar kelas.

"hayoloh, nyainya marah, heechan sih." kompor chani.

"HEH! KOK GUE SIH?!"

"YA EMANG LO GOBLOG!" bales jaeyoon yang gak selow.

"DIH! HEH JANGAN BANYAK BACOT DEH LO ANAK SURVIVAL!"

iya, jadi ceritanya, jaeyoon tuh ikut survival tapi keeliminasi.

Jaeyoon he can called Alex too :')

Jaeyoon he can called Alex too :')

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

✖✖✖

"hae? ngapain? tumben dirooftop pagi pagi?" tanyanya.

"gapapa."

"lo udah nerima hadiah gue?"

"hadi— ah, headphone ituyak?" tanya jinhae yang dikasih anggukan.

"dibuang sama anak-anak." bales jinhae santay.

"hah? dibuang?"

"lagian, sosoan nyembunyiin jati diri, disangka maling lo kemaren sama anak kosan depan?"

"ya, kan biar suprise gitu."

"halah."

terus hening lumayan lama, sampe bel masuk bunyi.

"gue balik dulu ya." pamit jinhae.

"hae?" panggilnya yang ngebuat jinhae berhenti.

"ntar balik ikut gue ya?"

"kemana?"

"udahlah, ikut aja, yah?"

jinhae mikir bentar terus akhirnya ngangguk.

"you believe a miracle?"

✖✖✖

"lo darimana aja dah hae?" tanya seungmin pas jinhae balik kekelas.

"main kerooftop."

"oh, ngapain?"

"napas." bales jinhae.

"yaelah, gue juga napas kali."

terus diem bentar, sepertinya kelas mereka bakal jamkos.

"ntar lo balik sendiri aja ya sama jisung."

"lah? kenapa?" tanya seungmin.

"gue ada perlu, bentar kok." bales jinhae yang akhirnya seungmin yakin kalo emang keperluan jinhae itu penting.

✖✖✖

"bro, tunda dulu ya kerkelnya, ntar balik gue ada perlu nih."

"wah, bau baunya mau kabur nih sunwoo." bales bomin.

"engga, gue ada perlu, penting banget gak bisa ditunda." bales sunwoo balik.

"yaudah, besok aja kerkelnya, gimana jin?" tanya hakmin ke hyunjin.

hyunjin mikir bentar.

"tapi kalo besok gue yang gak bisa coy." ucap hyunjin.

"yaudah, gak usah ngerjain, biar kita dihukum sama sama." lanjut woosu.

"besoknya lagi kan ada." bales sunwoo ngasih solusi.

"yaudah, besoknya kalo masih ada yang alasan, gue coret dari namkel." ancam bomin yang dikasih anggukan sama yang lain.

✖✖✖

"jinhae mana min?" tanya hyunjin yang juga ikutan balik bareng.

"hah? oh, ada perlu katanya, keknya sih penting." bales seungmin ngebuat hyunjin ngebuletin matanya yang emang sipit.

"sendirian?"

"menurut lo?" bales jisung gak selow.

hyunjin mikir bentar.

"kalian balik dulu deh, gue ada perlu." ucap hyunjin sambil lari kearah berlawanan sama anak kos.

"hadeh semuanya aja ada perlu, abisini felix ada perlu, ya lix?"

"ehe, iya min, gue mau beli larutan cap k**i tiga."

"lah kenapa?"

"suara gue udah serek jis, ntar gak bisa teriak lagi gak lucu."

"lebih aman gitu padahal." bales jisung.

[To Be Continued]

gimana? aku beneran dobel up khaaaaaannnnnnn? hwhw

/ditimpuk.

[2] Promettere✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang